SERANG, – Isu dugaan monopoli proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang ramai diperbincangkan. Sejumlah pengusaha dan pejabat mengaku menghadapi kesulitan mengakses proyek sejak munculnya sosok yang disebut-sebut sebagai orang dekat Menteri Desa.
Isu ini mulai mencuat tak lama setelah pelantikan Ratu Rachmatuzakiyah dan Najib Hamas sebagai Bupati dan Wakil Bupati Serang.
Seorang pengusaha yang enggan disebutkan namanya mengaku kini sulit mendapatkan akses kegiatan di lingkungan Pemkab.
“Kami kesulitan mencari kegiatan di Pemkab. Karena sekarang harus melalui koordinator tertentu,” ujarnya.
Menurut dia, sebelum munculnya pihak tersebut, dinas-dinas masih terbuka bagi pelaku usaha. Namun kini akses dinilai semakin tertutup.
“Di setiap pintu kantor ada nama dia. Ini tidak sehat. Masa kegiatan sebanyak itu dikuasai sekelompok orang,” keluhnya.
Beberapa pejabat OPD juga menyampaikan hal serupa. Mereka menyebut ada pihak tertentu yang diduga mengatur proyek pengadaan barang dan jasa di Pemkab Serang.
“Untuk urusan ini kami tidak berani. Silakan langsung komunikasi dengan beliau. Dia orang dekat Bapak,” kata seorang pejabat OPD.
Informasi yang berkembang di internal Pemkab menyebut “Bapak” yang dimaksud adalah Yandri Susanto, suami Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah. Yandri saat ini menjabat sebagai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
Sampai berita ini ditulis, redaksi belum memperoleh konfirmasi dari Yandri Susanto. Pesan konfirmasi yang dikirim lewat sambungan seluler belum mendapat respons.
Seorang anggota DPRD Kabupaten Serang juga ikut bicara. Ia menilai dugaan monopoli proyek mulai terasa setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati.
“Ya Pak, kami juga sudah mengingatkan agar para kepala dinas atau OPD jangan takut,” ujar anggota DPRD tersebut.
Sementara Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan terkait hal tersebut. (Red)



