PANDEGLANG, –Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah yang bertepatan dengan 16 Juni 2026 menjadi momentum yang tepat bagi masyarakat Kabupaten Pandeglang untuk melakukan refleksi diri. Terlebih, Pandeglang dikenal sebagai daerah yang religius.

Hal itu disampaikan Wakil Sekretaris I DPC PPP Kabupaten Pandeglang, Fahru Rijal, M.Pd, saat berbincang dengan wartawan, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Fahru, 1 Muharram merupakan peringatan Tahun Baru Islam yang menandai peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah.

“Bagi kita, momen ini menjadi waktu yang penting untuk melakukan muhasabah atau evaluasi diri, memperkuat keimanan, meningkatkan solidaritas sosial, serta melakukan transformasi spiritual menuju kehidupan yang lebih baik,” kata Fahru.

Ia mengatakan, peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga memiliki makna mendalam yang perlu direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA :  Gubernur Banten Tegaskan Jangan Ada Praktik Titip-menitip Siswa dalam SPMB 2026

“Muhasabah dan refleksi diri menjadi hal utama. Ini waktu yang tepat untuk merenungi segala perbuatan di masa lalu sekaligus menetapkan resolusi Islami untuk satu tahun ke depan,” ujarnya.

Fahru juga mengajak masyarakat untuk mengimplementasikan nilai-nilai hijrah dengan meninggalkan kebiasaan buruk, memperbaiki kualitas ibadah, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Biasanya, pada momentum 1 Muharram kita berbagi dengan kaum duafa. Selain itu, kita juga dapat memuliakan anak yatim melalui kegiatan santunan sebagai bentuk kepedulian sosial,” pungkasnya. (Red)