SERANG, -Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten secara bertahap telah dan akan terus memasang Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah ruas jalan provinsi di seluruh kabupaten/kota. Untuk tahun 2025, Dishub mencatat pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) telah mencapai 1.330 titik.

Hal itu disampaikan Kepala Dishub Provinsi Banten, Tri Nurtopo, menanggapi berbagai keluhan masyarakat terkait minimnya penerangan jalan. Salah satunya datang dari warga Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, yang mengeluhkan kondisi gelap gulita di ruas Jalan Raya Ciomas KM 01 pada malam hari.

Menurut Tri, pemasangan 1.330 titik PJU diprioritaskan pada wilayah dengan tingkat kerawanan dan kecelakaan lalu lintas yang tinggi. Upaya itu diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna jalan.

BACA JUGA :  Waduuh! Santri di Pandeglang Terjebak di Atas Pohon Kelapa Selama Dua Jam, Dievakuasi Damkar

“Selain itu, pemasangan LPJU bertujuan mengurangi tingkat kecelakaan dan kerawanan lalu lintas akibat kondisi penerangan yang kurang baik,” ujar Tri kepada media, Rabu (26/11/2025).

Tri menambahkan, pembangunan LPJU juga ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan lalu lintas, terutama di ruas jalan provinsi.

“Program ini telah kami laksanakan pada 2025, termasuk di Jalan Mengger–Mandalawangi–Caringin di Kabupaten Pandeglang,” katanya.

Tri menunjukkan data lokasi pemasangan PJU yang telah dilakukan sepanjang tahun ini. Ia mengatakan pemasangan LPJU akan terus dilanjutkan.

“Insya Allah, pada 2026 pemasangan LPJU akan kembali diprogramkan secara bertahap sesuai prioritas yang telah ditentukan,” ujarnya.

IMG-20251126-WA0042-2-266x300 Dishub Banten Pasang 1.330 Titik PJU di Ruas Jalan Provinsi Tahun 2025
Data diperoleh dari Dishub Banten tahun 2025

Sebelumnya diberitakan, warga Kecamatan Mandalawangi mengeluhkan kondisi gelap di ruas Jalan Raya Ciomas KM 01. Minimnya PJU dinilai membahayakan aktivitas warga dan meningkatkan risiko kriminalitas.

BACA JUGA :  Tinawati Andra Soni Hadiri Rakernas Dekranas 2025, Fokus Penguatan Anggaran

“Kami sangat berharap ada penerangan jalan,” ujar Pandi, warga setempat. Ia menyebut warga kerap merasa was-was saat melintas pada malam hari karena rawan kecelakaan dan aksi kejahatan. Warga juga mempertanyakan iuran listrik PLN yang dinilai seharusnya dibarengi dengan fasilitas penerangan jalan.

Kepala Desa Mandalawangi, H. Azis Sahril, membenarkan ruas jalan provinsi sepanjang sekitar dua kilometer di wilayahnya belum terpasang PJU.

“Kami sudah sering mengusulkan ke dinas terkait, tetapi sampai sekarang belum ada realisasinya,” kata Azis. (Red)