SERANG, – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyerahkan bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) kepada seorang warga lanjut usia di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Kamis (26/2/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada Asikah (84), warga Kampung Sukasari RT 17/RW 05, Desa Sindang Heula. Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam upaya pengentasan kemiskinan, sekaligus rangkaian kegiatan Safari Ramadan.

Renovasi rumah itu didanai melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Banten yang menghimpun zakat dari pegawai Pemprov Banten.

Dimyati mengatakan lokasi penerima bantuan ditentukan berdasarkan informasi dari Pemerintah Kabupaten Serang terkait keberadaan rumah tidak layak huni di wilayah tersebut.

BACA JUGA :  Libur Akhir Pekan Tahun Baru, Wisata Curug Goong Pandeglang Dipadati Pengunjung

“Begitu ditentukan lokasinya oleh Bupati Serang, kami melihat lingkungan sekitarnya apakah ada rumah tidak layak huni. Ada satu yang ditunjuk yakni tempat ini, meski ada yang lainnya,” kata Dimyati.

Ia menyebut bantuan tersebut merupakan wujud solidaritas dan empati dari aparatur sipil negara serta masyarakat yang menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Dana yang terkumpul kemudian disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

“Ada UPZ BAZNAS Pemprov Banten dari pengumpulan zakat pegawai Pemprov Banten yang didistribusikan ke Kabupaten Serang. Bupati Serang menyampaikan ada rumah tidak layak huni. Kami hadir, apalagi saat ini bulan Ramadan,” ujarnya.

Dimyati meminta agar bantuan senilai Rp25 juta itu digunakan sepenuhnya untuk memperbaiki kondisi rumah. Ia juga mengimbau warga sekitar turut bergotong royong membantu proses renovasi.

BACA JUGA :  Gubernur Banten Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di SMA Negeri 15 Pandeglang

“Jangan sampai untuk membeli baju Lebaran atau sembako. Nanti sembako dapat bantuan dari Bupati Serang,” katanya.

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Banten dan BAZNAS. Menurutnya, masih terdapat sejumlah RTLH di wilayahnya yang membutuhkan perhatian melalui kolaborasi lintas sektor.

“Hari ini warga kami mendapatkan bantuan renovasi rumah tidak layak huni Rp25 juta. Ini bentuk kepedulian dan dukungan langsung dari Pemerintah Provinsi Banten. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi penerima,” ujarnya. (Red)