IMG_20260521_151602-300x263 Tiga Wilayah Jadi Tulang Punggung Produksi Jagung  Banten 
Ilustrasi tanaman jagung di Banten yang mulai berbuah,/Aldo Marantika/Bantenonline.

SERANG – Tiga wilayah menjadi tulang punggung produksi jagung di Banten, dan menopang target provinsi untuk menjadi sentra jagung nasional tanpa mengorbankan lahan sawah produktif.

Untuk diketahui, ketiga wilayah penyumbang utama produksi jagung di Banten diantaranya yaitu Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, ketiga wilayah ini akan menopang target provinsi untuk menjadi sentra jagung nasional. Adapun strategi yang akan dijalankan yaitu mengoptimalkan lahan non produktif, lahan tidur, hingga lahan bekas tambang.

“Tiga wilayah menjadi penyumbang utama produksi jagung di Banten, Pandeglang memimpin dengan kontribusi 69,44 persen atau 20.047 ton. Di susu Lebak dengan 15,70 persen atau 4.533 ton, dan Kabupaten Serang 11,31 persen atau 3.554 ton,” kata Andra kepada awak media, Kamis 21 Mei 2026.

BACA JUGA :  Halalbihalal dan Pembukaan Pengajian PCNU Pandeglang Digelar di Kandang Banteng

Dikatakan Andra, pada tahun 2025 total produksi jagung di Banten mencapai 28.869 ton dengan luas panen 5.117 hektare. Dengan produktivitas rata-rata berada di angka 5,42 kuartal per hektare. Sementara, untuk mencapai target yang lebih besar, pemerintah Provinsi Banten telah menetapkan target produksi jagung pipil sebesar 52.000 ton.

“Pengajaran target ini tidak dilakukan dengan membuka sawah baru, melainkan melalui beberapa skema pemanfaatan lahan. Pertama, fokus pada lahan non produktif seperti lahan tidur, semak belukar dan bekas kebun agar luas lahan pertanian tetap terjaga,” ungkapnya.

“Kedua, menerapkan sistem tumpang sari atau agroforestry. Ketiga, mereklamasi lahan bekas tambang menjadi lahan produktif,” sambungnya.

Andra menegaskan, bahwa pihaknya telah berkomitmen untuk melindungi lahan pertanian agar tetap produktif dan tidak beralih fungsi secara tidak terkendali.

BACA JUGA :  Libur Lebaran, Kunjungan ke Pantai Carita Capai 190.000 Wisatawan

“Kami telah berkomitmen untuk melindungi lahan pertanian supaya tidak beralih fungsi dan tetap produktif,” tegasnya.

Lebih Lanjut Andra berharap ke depan Provinsi Banten dapat menjadi sentra jagung nasional, guna mendukung ketahanan pangan nasional.

“Tentunya dengan skema ini kita dapat memenuhi kebutuhan jagung untuk industri dan pertanian di Banten, sekaligus memperkuat ketahanan keamanan nasional,” harapnya. (Aldo Marantika)