PANDEGLANG – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jiput 03, Kabupaten Pandeglang, Febriyan Redafanza menegaskan kualitas menu menjadi faktor utama dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, setiap menu yang disajikan telah melalui proses perencanaan dan evaluasi secara ketat.

Febriyan menjelaskan, penyusunan menu diawali dengan meminta masukan dari pihak sekolah, khususnya para guru. Usulan tersebut kemudian dikaji bersama ahli gizi dan chef untuk memastikan menu yang dipilih memenuhi standar gizi yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

“Sebelum distribusi kami menyusun perencanaan menu terlebih dahulu. Kami meminta rekomendasi dari guru-guru, kemudian menu tersebut difilter bersama ahli gizi dan chef. Setelah itu kami informasikan kembali menu yang akan disajikan dari Senin sampai Jumat,” kata Febriyan kepada wartawan, Selasa (28/7/2026) di sela aktivitasnya.

BACA JUGA :  Pendidikan Karakter Jadi Fondasi Utama Pembentukan SDM Unggul
IMG-20260728-WA0049-300x245 Kepala SPPG Jiput: Kualitas Menu Jadi Kunci Sukses Program MBG
Penerimaan manfaat TK Kartini Jiput saat menikmati MBG dari SPPG Jiput 03 Pandeglang.

Ia memastikan hingga saat ini tidak ada kendala terkait menu karena seluruh proses telah dikoordinasikan dengan pihak sekolah.

Selain itu, SPPG juga menerapkan uji organoleptik untuk memastikan kualitas makanan. Penilaian dilakukan terhadap warna, tekstur, hingga rasa makanan menggunakan skala 1 hingga 5.

“Setelah pendistribusian selesai, formulir penilaian dari guru kami kumpulkan dan evaluasi. Kalau nilainya kurang baik, itu menjadi bahan evaluasi bagi relawan maupun supplier agar pelayanan semakin baik,” ujarnya.

Menurut Febriyan, menjaga kualitas makanan dan memastikan kecukupan gizi sesuai standar BGN menjadi langkah penting agar program MBG berjalan optimal.

BACA JUGA :  Kuartal II, Polda Banten Kembali Tanam Jagung di Lahan Seluas 1 Hektare

IMG-20260728-WA00471-300x225 Kepala SPPG Jiput: Kualitas Menu Jadi Kunci Sukses Program MBG

Untuk wilayah kerja SPPG Jiput 03, program MBG saat ini melayani sebanyak 2.605 penerima manfaat, mencakup 30 sekolah dan 17 Posyandu di Kecamatan Jiput. Selama proses distribusi, ia mengaku tidak menemukan kendala berarti.

“Alhamdulillah, untuk pendistribusian sejauh ini tidak ada kendala. Harapannya ke depan kualitas menu terus meningkat, kecukupan gizinya tetap terjaga, sehingga program ini benar-benar mampu mencetak Generasi Emas Indonesia 2045,” ucapnya.

IMG20260728161934-300x225 Kepala SPPG Jiput: Kualitas Menu Jadi Kunci Sukses Program MBG
Semua aktivitas di MBG SPPG Jiput 03 terpantau di CCTV.

Diketahui, Febriyan Redafanza merupakan putra asal Lampung yang mendapat penugasan pengabdian di Kabupaten Pandeglang. Ia mulai bertugas sebagai Kepala SPPG Jiput 03 sejak 2 Februari 2026, bersamaan dengan dimulainya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Jiput. (Red)

BACA JUGA :  Miris! Banyak ASN di Pandeglang Terlilit Utang dan Pinjol, Jadi Alasan Etos Kerja Menurun