Bantenonline.com – PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau dikenal dengan Asuransi Jasindo kembali menghadirkan Program Narasemesta dengan menjangkau 411 kepala keluarga masyarakat Baduy di Desa Kanekes, Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten.
Melalui program Narasemesta, Asuransi Jasindo menjangkau masyarakat Baduy dengan memberikan layanan kesehatan door-to-door, dukungan terhadap ketahanan pangan, dan pemberdayaan UMKM, yang bertujuan untuk memperkuat kualitas hidup masyarakat dengan pendekatan yang menghormati nilai-nilai adat, budaya, dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema, mengatakan Narasemesta tidak hanya sebagai komitmen perusahaan dalam menghadirkan program keberlanjutan yang menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga mengutamakan serta menghormati karakteristik sosial, budaya, dan potensi lokal di setiap daerah.
“Setiap daerah memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda. Pada masyarakat Baduy, Narasemesta hadir dengan pendekatan yang memperkuat kesehatan, ketahanan pangan, dan kemandirian ekonomi, dengan tetap mengedepankan penghormatan terhadap nilai-nilai adat yang telah dijaga secara turun-temurun,” ujar Brellian.
Brellian menjelaskan pemilihan masyarakat Baduy sebagai fokus program Narasemesta kali ini karena masyarakat adat ini dikenal dengan kemandirian yang kuat dalam menjaga tradisi, mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan, serta menghasilkan berbagai karya dan kerajinan yang menjadi bagian dari identitas budayanya. Berangkat dari potensi tersebut, program ini hadir untuk memperkuat kualitas hidup masyarakat melalui berbagai inisiatif yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat Baduy.
Program Narasemesta menyasar 411 kepala keluarga sebagai penerima manfaat yang tersebar di empat kampung di Desa Kanekes, Lebak, Banten, antara lain Kaduketug I, Cipondok, Kaduketug III Kaler, dan Kaduketug III Kidul. Pada aspek kesehatan, Asuransi Jasindo menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan terpadu secara door-to-door yang menjangkau langsung rumah-rumah warga.
Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan umum, kesehatan ibu hamil, bayi dan balita, remaja, hingga lansia. Masyarakat juga memperoleh edukasi mengenai gizi keluarga, sanitasi, serta pencegahan kehamilan berisiko dan stunting sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif.
Selain memperkuat aspek kesehatan, Asuransi Jasindo turut mendukung ketahanan pangan melalui pemberian bantuan perkakas pertanian guna meningkatkan produktivitas lahan masyarakat. Di bidang pemberdayaan ekonomi, pelaku UMKM Baduy akan dilibatkan kedepannya dalam kegiatan UMKM sebagai ruang untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan berbagai produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
“Keberlanjutan tidak hanya dimaknai sebagai menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki kesempatan bertumbuh tanpa kehilangan identitas budayanya. Melalui Narasemesta, kami ingin menghadirkan manfaat yang mampu memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga warisan budaya yang menjadi kekayaan bangsa,” tambah Brellian.
Pelaksanaan Narasemesta juga melibatkan kolaborasi lintas sektor bersama PT IBS Reinsurance Brokers dan Rumah Sakit Abdi Waluyo. Dukungan tersebut memperkuat pelaksanaan layanan kesehatan serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat sehingga manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas.
Menurut Brellian, program ini menjadi bagian dari komitmen Asuransi Jasindo dalam mendukung Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya melalui peningkatan kualitas kesehatan, penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pelestarian budaya dan lingkungan.
“Melalui Narasemesta, kami terus memperkuat peran perusahaan dalam menghadirkan program keberlanjutan yang berdampak bagi masyarakat. Dengan mengedepankan kolaborasi serta pendekatan yang menghormati karakteristik dan kearifan lokal, kami berharap setiap inisiatif yang dijalankan dapat menciptakan manfaat yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kualitas hidup masyarakat di berbagai daerah Indonesia,” tutup Brellian.


