SERANG, – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten bekerja sama dengan Perum Bulog Banten–DKI Jakarta untuk pengadaan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahun 2025. Tahun ini, Pemprov Banten melalui Dinas Pertanian mulai melakukan pembelian beras guna memperkuat stok pangan daerah.

Kerja sama tersebut masih mengacu pada keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) tahun 2024 terkait harga pembelian beras CBP. Regulasi terbaru dari Bapanas belum terbit.

“Kalau besok atau lusa regulasi baru keluar, perjanjian ini akan kami adendum sesuai harga yang berlaku,” kata Nasir MD.

Dinas Ketahanan Pangan Banten diketahui akan membeli 110 ton beras CBP. Nasir menyebut langkah itu penting untuk memperkuat cadangan beras yang bisa digunakan dalam penanganan kerawanan pangan maupun intervensi lainnya.

BACA JUGA :  Wagub Banten Dimyati di Acara Diklatpim Pengawas, ASN Harus Terus Berkembang

“Cadangan ini penting agar kita bisa mengintervensi setiap persoalan terkait kerawanan dan ketahanan pangan di wilayah Banten,” ujarnya.

Nasir menambahkan, CBP juga dapat dimanfaatkan pemerintah kabupaten/kota untuk kebutuhan darurat seperti kebencanaan sosial atau kondisi mendesak lainnya.

“Dalam kondisi tertentu, Pak Gubernur dapat menugaskan Kepala Dinas Ketahanan Pangan untuk menyalurkan cadangan beras,” katanya. (Red)