PANDEGLANG, –Mobil Toyota Innova berwarna hitam dengan nomor polisi A 1633 BF menabrak sejumlah pelajar SDN Sukaratu 5, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 09.20 WIB. Insiden ini mengakibatkan satu siswa meninggal dunia Tb. Muhamad Atharul Milal (10) dan delapan lainnya mengalami luka-luka.

Mobil tersebut diketahui dikendarai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pandeglang, Mursidi. Dugaan sementara, pengemudi dalam kondisi kurang sehat saat mengemudi. Hal itu diperkuat dengan informasi bahwa yang bersangkutan menggunakan selang oksigen.

Akibat kejadian ini, satu siswa SDN Sukaratu 5 meninggal dunia di lokasi. Sementara itu, enam siswa lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Selain pelajar, seorang pedagang makanan ringan dilaporkan dalam kondisi kritis, serta seorang tenaga penjual (sales) mengalami luka.

BACA JUGA :  AHY-Dimyati Sidak Kampung Nelayan Mauk, Dari Kumuh Jadi Kinclong

Saat ini, total delapan korban tengah menjalani perawatan di RSUD Berkah Pandeglang. Adapun korban meninggal dunia telah dibawa ke rumah duka.

Salah seorang guru SDN Sukaratu 5 yang tidak menyebutkan namanya mengatakan peristiwa terjadi saat sebagian siswa tengah beristirahat.

“Ada siswa kelas 3, 4, 5, dan 6 yang menjadi korban. Yang meninggal dunia merupakan siswa kelas 4,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Ia menambahkan, korban meninggal mengalami luka parah setelah terseruduk mobil hingga terpental ke selokan.

“Korban luka ada tujuh siswa. Selain itu ada pedagang yang kondisinya kritis,” katanya.

Menurut Oop, kendaraan datang dari arah timur (Serang) menuju Cipacung. Mobil diduga sempat menyenggol seorang pengendara motor sebelum akhirnya menabrak para siswa di depan sekolah.

BACA JUGA :  Kafe D'Jajan Kopi Kemalingan, Pemilik Apresiasi Kinerja Polsek Pamulang Cepat Tangkap Pelaku

“Mobil itu menyeberang ke depan sekolah, pertama menyenggol sales yang sedang naik motor, lalu menabrak siswa,” jelasnya.

Guru lainnya, Rika, menyebut saat kejadian para siswa sedang berada di depan sekolah untuk jajan.

“Sebagian siswa sedang jajan, tiba-tiba mobil dari arah timur menabrak sales lalu menghantam beberapa siswa,” ujarnya.

Ia juga menyebut beberapa korban sempat terjebak di bawah kolong mobil.

“Suaranya keras, dan ada anak-anak yang sudah berada di bawah kolong mobil,” imbuhnya.

Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kecelakaan. Namun, dugaan sementara mengarah pada kondisi kesehatan pengemudi.

Peristiwa ini viral di grup WhatsApp setelah video kejadian diunggah warga. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa saksi-saksi dan mengamankan kendaraan yang terlibat.

BACA JUGA :  Kabid Kebudayaan Banten Satset, Lukis Gubernur-Wagub dan Sekda dalam Sepekan

Kasat Lantas Polres Pandeglang AKP Surya Muhammad membenarkan kejadian lakalantas tunggal yang telah mengakibatkan korban meninggal duni 1 orang dan 8 orang luka-luka yang saat ini masih dalam perawatan rumah sakit di RSUD Berkah Pandeglang.

“Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memintai keterangan dari saksi-saksi di lokasi tempat kejadian,” ujarnya singkat. (Red)