SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni membeberkan sejumlah capaian pembangunan Provinsi Banten di hadapan kader Partai NasDem.
Hal itu disampaikan Andra saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), serta Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Partai NasDem se-Provinsi Banten di Kantor DPW NasDem Banten, Palima, Kota Serang, Kamis (20/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Andra mengapresiasi peran Partai NasDem dalam mengawal aspirasi masyarakat sekaligus menjadi mitra strategis Pemprov Banten.
“Seluruh anggota Fraksi Partai NasDem, sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah, bersama-sama Pemprov Banten bersinergi dan berkolaborasi dalam akselerasi pembangunan, khususnya dalam berbagai program prioritas,” ujar Andra.
Di bidang pendidikan, Andra menyebut Pemprov Banten melanjutkan kebijakan sekolah gratis yang sebelumnya telah dirintis mantan Gubernur Banten Wahidin Halim.
Program tersebut diperluas pada 2025 dengan menggratiskan biaya pendidikan bagi siswa SMA, SMK, dan SKh swasta. Saat ini, sebanyak 801 sekolah swasta telah bekerja sama dengan Pemprov Banten.
“Alhamdulillah, di tahun pertama kurang lebih sekitar 60.705 siswa-siswi Banten bersekolah dengan program sekolah gratis ini,” katanya.
Di sektor kesehatan, Andra menyebut saat ini telah beroperasi empat rumah sakit daerah.
Sementara untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, Pemprov Banten terus meningkatkan ketersediaan transportasi publik. Salah satunya melalui pengoperasian Trans Banten koridor Terminal Pakupatan-Untirta Sindangsari.
Pemprov Banten juga terus mendorong reaktivasi jalur kereta api Rangkasbitung-Labuan dan Saketi-Bayah. Selain itu, rencana pembangunan MRT rute Cikarang-Balaraja juga terus didorong guna meningkatkan aksesibilitas masyarakat di kawasan Tangerang Raya.
Tak hanya infrastruktur, Pemprov Banten juga memberikan bantuan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.
Andra mengapresiasi dukungan Fraksi NasDem di DPRD Banten yang turut mendorong lahirnya perda terkait perlindungan tenaga kerja rentan.
“Terima kasih kepada anggota DPRD Banten dari Partai NasDem yang terus mendukung dengan lahirnya perda terkait dengan perlindungan kepada tenaga kerja rentan,” tuturnya.
Untuk membenahi infrastruktur jalan di tingkat desa, Pemprov Banten menjalankan Program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Bang Andra.
Program tersebut ditujukan untuk memperbaiki aksesibilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Pemprov Banten juga memberikan bantuan keuangan kepada 1.238 desa. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan jumlah desa mandiri dan desa maju di Banten.
Menutup paparannya, Andra mengajak seluruh elemen masyarakat dan partai politik bersama-sama membangun Banten.
“Ayo sama-sama kita berjuang menjadikan Banten maju, adil merata, tidak korupsi,” tandasnya. (Red)


