TANGERANG, – Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusumah bertanding catur melawan Grand Master (GM) asal Amerika Serikat, Maurice Ashley. Pertandingan persahabatan itu digelar di Cafe Nongkitiam, Bintaro, Tangerang Selatan, Sabtu (26/9/2026).
Kehadiran Maurice Ashley diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi para atlet catur Banten, khususnya generasi muda.
Pertandingan berlangsung dalam dua babak. Dimyati mengakui keunggulan strategi pecatur bergelar Grand Master tersebut.
“Maurice sangat piawai dalam melakukan penyerangan maupun bertahan (blocking). Bahkan, ia sangat jeli memanfaatkan peluang saat berada di bawah tekanan,” ujar Dimyati seusai pertandingan.
Dimyati mengatakan Maurice Ashley tidak hanya dikenal sebagai pemegang gelar Grand Master. Dia juga dikenal sebagai komentator, motivator, pelatih, dan penulis buku strategi catur.
Karena itu, Pemprov Banten berencana kembali mengundang Maurice Ashley untuk memberikan pelatihan intensif kepada atlet catur di Banten.
“Kami berencana mengundang beliau kembali agar dapat menularkan strategi dan pengalamannya kepada atlet-atlet kita, terutama anak-anak muda di Banten,” katanya.

Sementara itu, Maurice Ashley mengaku antusias mendapat kesempatan bertanding melawan Wakil Gubernur Banten. Dia juga optimistis terhadap perkembangan olahraga catur di Banten.
Optimisme itu disampaikan setelah Maurice menyaksikan langsung pertandingan catur kategori usia di bawah 17 tahun (U-17) yang digelar di lokasi yang sama.
“Saya sangat senang (so happy). Anak-anak di sini memiliki bakat dan potensi yang sangat besar untuk berkembang,” tutur Maurice.
Kehadiran Maurice Ashley di Tangerang Selatan digagas pemilik Cafe Nongkitiam Bintaro, Chandra Syahriar. Chandra yang merupakan sahabat Maurice mengatakan langkah tersebut menjadi bentuk kontribusinya untuk ikut memajukan olahraga catur di Indonesia.
“Saya merasa terpanggil untuk turut memajukan olahraga catur di tanah air. Karena itu, saya mengundang Maurice untuk berbagi ilmu dan bertanding dengan rekan-rekan pecatur di Tangerang Selatan,” pungkas Chandra. (Red)


