LEBAK, –Warga dan pekerja di area tambang pasir sedot PT Pasir Alam Makmur (PAM), Desa Nameng, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Korban diketahui berinisial MA (26), warga Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan kernet mobil pengangkut pasir yang datang ke lokasi bersama kakaknya yang tengah menunggu antrean muatan pasir.
Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi tergantung di pohon mangga yang berada di dekat sebuah saung. Pada leher korban terikat seutas tali tambang.
Korban pertama kali ditemukan oleh Ndin (47), seorang sopir yang saat itu hendak buang air di sekitar lokasi kejadian. Awalnya, saksi mengira korban sedang berdiri.
“Sekitar jam satu siang saya mau ke kali untuk buang air. Saya melihat ada orang berdiri. Setelah saya dekati dan saya panggil tidak menjawab, ternyata sudah tergantung dengan tali di lehernya,” ujar Ndin.
Mengetahui hal tersebut, Ndin segera mencari rekannya, Cepi, untuk memberitahukan temuan tersebut.
“Saya langsung lari ke Pak Cepi untuk memberi tahu kejadian itu. Setelah itu saya kembali lagi ke lokasi untuk memastikan kondisi korban,” katanya.
Ndin mengaku tidak mengenal korban dan belum pernah melihatnya sebelumnya.
“Saya tidak tahu orangnya. Saya baru dua kali ke sini. Sebelumnya belum pernah melihat dan saya juga tidak tahu apakah dia bekerja di sini atau tidak,” ungkapnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Rangkasbitung, Ipda Herman, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
“Untuk keterangan lainnya, saat ini kami masih melakukan proses penyelidikan. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan setelah dilakukan pemeriksaan dan pendalaman,” ujar Herman kepada wartawan.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian MA.
Penemuan jenazah tersebut sempat mengundang perhatian warga dan para pekerja yang berada di sekitar area tambang pasir sedot PT Pasir Alam Makmur. (Red)


