JAKARTA, –Gubernur Banten Andra Soni meraih penghargaan sebagai Penggerak Pendidikan Inklusif dan Kesetaraan Akses Belajar dalam ajang Disway Top Regional Leader Awards 2026 yang digelar di JW Marriott Hotel Jakarta, Kamis (11/6).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam memperluas akses pendidikan melalui Program Sekolah Gratis.

Andra Soni menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi Pemprov Banten untuk terus menghadirkan kebijakan pendidikan yang berpihak kepada masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada kami, Pemprov Banten, terkait pendidikan inklusif,” kata Andra.

Ia mengatakan Pemprov Banten terus berupaya membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi masyarakat agar mendapatkan layanan pendidikan yang layak dan berkualitas.

BACA JUGA :  Polisi Buru 2 Buronan Sindikat Pencurian Kabel Persinyalan Kereta Api

“Upaya yang kami lakukan adalah membuka akses seluas-luasnya kepada peserta didik untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan bermutu,” ujarnya.

Menurut Andra, komitmen itu diwujudkan melalui pembangunan unit sekolah baru, penambahan ruang kelas baru, hingga pelaksanaan Program Sekolah Gratis yang kini memasuki tahun kedua.

“Salah satunya dengan membangun unit sekolah baru, ruang kelas baru, dan membuka akses melalui Program Sekolah Gratis yang Insyaallah memasuki angkatan kedua,” jelasnya.

Pada 2026, Pemprov Banten juga memperluas cakupan Program Sekolah Gratis dengan menyasar siswa Madrasah Aliyah (MA) swasta. Sebanyak 10 ribu siswa MA swasta akan menjadi penerima manfaat program tersebut.

Andra berharap program itu dapat berjalan optimal dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk media massa, melalui pengawasan bersama agar pelaksanaannya tepat sasaran.

BACA JUGA :  Wagub Banten Ajak Warga Rutin Olahraga demi Hidup Sehat

“Semoga program ini berjalan dengan baik. Mohon dukungan masyarakat, media, dan seluruh komponen masyarakat untuk sama-sama melakukan pengawasan agar tujuan baik ini bisa terlaksana dengan baik,” tuturnya.

Ia menambahkan penghargaan dari Disway akan menjadi penyemangat bagi Pemprov Banten untuk memastikan setiap kebijakan yang dijalankan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Sekali lagi terima kasih kepada Disway. Kebijakan yang baik harus dikawal dan dilaksanakan dengan baik supaya menghasilkan dampak yang baik pula,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Operasional Disway, Mashudi, mengatakan penghargaan diberikan kepada kepala daerah yang dinilai mampu menghadirkan inovasi, terobosan, dan kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Ke depan kami berharap semakin banyak kepala daerah yang menghadirkan inovasi, terobosan, dan kerja nyata yang berdampak bagi masyarakat di daerahnya masing-masing,” kata Mashudi.

BACA JUGA :  Bupati Pandeglang Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ismail, Serahkan Hewan Kurban

Sebagai informasi, Program Sekolah Gratis merupakan program prioritas Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah yang mulai dijalankan pada 2025. Program ini menyasar siswa SMA, SMK, dan SKh swasta sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

Pada tahun ajaran 2025/2026, program tersebut telah dimanfaatkan oleh 60.750 siswa di 801 sekolah swasta yang bekerja sama dengan Pemprov Banten. Tahun ini, cakupan program diperluas hingga menyasar Madrasah Aliyah swasta agar semakin banyak pelajar memperoleh akses pendidikan tanpa terkendala biaya. (Red)