PANDEGLANG, –Nelayan di Teluk Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten mengeluhkan fasilitas docking kapal dan pabrik es balok yang hingga kini tidak berfungsi. Padahal, fasilitas tersebut dibangun untuk menunjang aktivitas nelayan.
Docking kapal merupakan fasilitas untuk memindahkan kapal nelayan dari laut ke atas dok guna keperluan perawatan maupun perbaikan. Namun, fasilitas yang dibangun di kawasan Labuan itu disebut belum pernah digunakan secara maksimal.
Salah seorang nelayan, Kliwon, mengatakan para nelayan masih harus menaikkan dan menurunkan kapal secara manual dengan bantuan sesama nelayan.
“Kami butuh docking sebagai nelayan. Sementara sekarang masih manual dibantu para nelayan untuk menaikkan dan menurunkan kapal,” kata Kliwon kepada wartawan, Minggu (10/5/2026) di lokasi tersebut.
Menurutnya, docking tersebut sebenarnya baru dibangun. Namun, pengerjaannya dinilai gagal sehingga hingga kini tidak ada kelanjutan pembangunan.
“Docking baru dibuat, tapi tidak berfungsi. Belum sempat digunakan karena gagal terus sampai sekarang tidak dilanjutkan,” ujarnya.
Kliwon berharap pemerintah turun langsung melihat kondisi nelayan di wilayah Labuan. Sebab, fasilitas yang dibutuhkan nelayan sampai saat ini belum berjalan sebagaimana mestinya.
“Kami harus mengadu ke siapa lagi? Mestinya pemerintah hadir turun ke lokasi melihat kondisi sebenarnya dan apa kebutuhan para nelayan,” tuturnya.
Selain docking kapal, nelayan juga menyoroti keberadaan pabrik es balok di Teluk Labuan yang kini terbengkalai. Padahal, fasilitas tersebut dinilai penting untuk membantu penyimpanan hasil tangkapan ikan.
“Bangunan pabrik es juga ada, tapi terbengkalai. Sempat berjalan, tapi kelihatannya bangkrut. Ada dua lokasi pabrik yang berdampingan,” ucapnya.

Kliwon berharap ada perhatian dan bantuan lanjutan dari Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung kesejahteraan nelayan di Kabupaten Pandeglang, khususnya wilayah Labuan.
“Saya berharap ada bantuan lagi dari Bapak Presiden Prabowo karena program bantuan untuk nelayan itu bagus,” katanya.
Sementara Kepala Dinas Kelautan Provinsi Banten Dr. Agus Supriyadi, M.Si maupun dinas terkait di Pemkab Pandeglang belum bisa dimintai keterangan. (Red)

