PANDEGLANG, –Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi peluncuran Program Jumat Berbagi yang diinisiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten. Program yang menyasar pelajar SMA dan SMK itu dinilai mampu membentuk karakter siswa.

Hal tersebut disampaikan Dimyati melalui sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Kurnia Satriawan, dalam peluncuran program di SMKN 4 Pandeglang, Jalan Raya Saketi-Malingping Km 7, Bojong, Kabupaten Pandeglang, Jumat (10/4/2026).

“Kebahagiaan tidak akan habis hanya karena dibagi. Justru kebahagiaan bertambah ketika kita mau berbagi,” kata Kurnia membacakan sambutan Dimyati.

Ia menambahkan, nilai tersebut sejalan dengan ajaran dalam Al-Qur’an, khususnya Surat Ibrahim ayat 7.

BACA JUGA :  Safari Ramadan di Pandeglang, Wagub Banten Ajak Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial

Menurut Wagub, harta dan kekayaan merupakan bagian dari kebahagiaan. Namun, dengan berbagi, kebahagiaan tersebut justru akan semakin bertambah.

“Berbagi adalah investasi kebaikan yang memperkaya jiwa, bukan mengurangi harta,” ujarnya.

Dimyati menilai Program Jumat Berbagi dapat menumbuhkan kepedulian sosial, empati, serta semangat berbagi, terutama di kalangan generasi muda.

Dalam kesempatan yang sama, Kurnia menjelaskan BAZNAS merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang bertugas mengelola zakat secara transparan.

“Tugasnya menghimpun dan mendistribusikan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya untuk membantu pemberantasan kemiskinan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyebut program serupa juga akan diperluas ke tingkat kabupaten/kota untuk pelajar SMP dan SD.

BACA JUGA :  Gubernur Banten Raih PWI Awards pada Puncak HPN 2026

“BAZNAS Provinsi Banten meluncurkan untuk siswa SMA dan SMK sesuai kewenangan Pemprov Banten,” ujarnya.

Pada acara tersebut hadir pula Asda III Pemprov Banten Dr.Hj.Rina Dewiyanti, Unsur Forkopimcam Bojong, Kepala SMKN 4 Pandeglang Ir.Susila serta tokoh masyarakat dan para wali murid.(Red)