SERANG, – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten mengakui, bahwa target penurunan emisi gas rumah kaca sektor kehutanan atau Forestry and Other Land Uses (FOLU) belum tercapai atau meleset.

Berdasarkan data yang diterima Bantenonline, dari target yang telah ditetapkan yakni 41,67 persen, DLHK Provinsi Banten hanya mampuh mampuh merealisasikan diangka 39,31 persen.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Banten Wawan Gunawan mengatakan, dalam Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) 2025, disebutkan bahwa sebagian besar indikator strategis berhasil melampaui target, terutama pada kualitas air, udara, dan tutupan lahan. Penurunan emisi sektor limbah juga disebut berjalan efektif.

“Namun, untuk sektor kehutanan, target penurunan emisi FOLU belum tercapai, kondisi ini dipengaruhi oleh karakteristik kegiatan kehutanan yang jangka panjang, keterbatasan kewenangan pemerintah daerah, serta tekanan pemanfaatan lahan dan dinamika lingkungan eksternal,” kata Wawan kepada awak media, Rabu 13 Mei 2026.

BACA JUGA :  Pemkot Tangsel Larang SOTR di Bulan Ramadan 1446 Hijriah

Dikatakan Wawan, pihaknya telah berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan melalui penguatan perencanaan berbasis kinerja, sinergi lintas sektor, dan optimalisasi anggaran.

“Upaya perbaikan diarahkan pada penguatan perencanaan berbasis kinerja, peningkatan sinergi lintas sektor, optimalisasi pemanfaatan anggaran, serta peningkatan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan program dan kegiatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wawan berharap langkah atau upaya yang telah direncanakan oleh DLHK Provinsi Banten dapat mendukung penurunan emisi kehutanan di Provinsi Banten.

“Langkah ini diharapkan mampuh mendukung penurunan emisi kehutanan atau Forestry and Other Land Uses (FOLU) yang berkelanjutan di Provinsi Banten,” harapnya. (Aldo Marantika).