SERANG, –Pelaksanaan Muktamar dan Musyawarah Nasional (Munas)  Mathla’ul Anwar ke-VI diharapkan menjadi momentum memperkuat peran organisasi, khususnya di bidang pendidikan dan ekspansi nasional.

Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa periode 2011–2019, Prof. Dr. H. Soleh Hidayat, MPd ini menilai agenda muktamar dan munas memiliki peran strategis dalam menentukan arah organisasi ke depan.

Menurut Soleh, salah satu fokus utama yang perlu dihasilkan adalah program kerja yang mampu meningkatkan mutu pendidikan.

“Yang pertama tentu diharapkan dapat menghasilkan program kerja yang meningkatkan mutu pendidikan,” kata Soleh kepada wartawan, Sabtu (11/4/2026).

Selain itu, ia menekankan pentingnya Mathla’ul Anwar memperluas jangkauan kiprah organisasi agar tidak hanya dikenal di Banten, tetapi juga di tingkat nasional.

BACA JUGA :  Viral Keluhan Pengunjung Wisata Cikoromoy, Harga Pop Mie Disebut Rp 85 Ribu

“Mathla’ul Anwar harus lebih menasional dan popularitasnya lebih luas, bukan hanya di Banten,” ujarnya.

Soleh juga menyoroti perkembangan organisasi yang dinilai terus membesar. Hal itu terlihat dari kontribusi para alumninya yang kini telah berkiprah di berbagai sektor, mulai dari legislatif hingga pemerintahan.

Ia pun optimistis Mathla’ul Anwar ke depan dapat berkembang menjadi organisasi besar sejajar dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

“Harapannya Mathla’ul Anwar bisa seperti NU dan Muhammadiyah. Saya optimistis,” imbuhnya.

Muktamar dan Munas ini dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi Mathla’ul Anwar dalam pembangunan pendidikan serta peran sosial keagamaan di Indonesia. (Red)