BERITA HOT

SEMMI Banten Apresiasi Sikap Tegas BNN RI, Vape Dinilai Ancaman Nyata Generasi Muda

Bantenonline.com – Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Wilayah Banten kembali menegaskan dukungannya terhadap rekomendasi pelarangan rokok elektronik atau vape yang disampaikan oleh Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI).

Organisasi mahasiswa ini menilai langkah tersebut sebagai sinyal kuat negara dalam menghadapi ancaman zat adiktif yang semakin berkembang dengan pola baru.

Ketua Umum SEMMI Banten, Bima Rizky, menyebut rekomendasi tersebut sebagai kebijakan preventif yang berpihak pada keselamatan generasi muda.

“Kami mengapresiasi rekomendasi yang disampaikan BNN RI terkait larangan penggunaan vape. Ini adalah langkah preventif yang penting untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman zat berbahaya yang berpotensi disalahgunakan,” kata Bima Rizky dalam keterangannya, pada Rabu (18/2/2026).

Menurutnya, tren penggunaan vape di kalangan remaja dan mahasiswa sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan.

Selain risiko kesehatan, vape dinilai membuka peluang penyalahgunaan karena cairannya dapat dicampur dengan zat terlarang tanpa mudah terdeteksi.

SEMMI Banten memandang perlu adanya penguatan regulasi serta pengawasan distribusi vape di pasaran.

Edukasi masif di lingkungan pendidikan juga dinilai penting agar mahasiswa dan pelajar tidak terjebak pada anggapan keliru bahwa vape lebih aman dibanding rokok konvensional.

“Langkah ini harus diikuti dengan sosialisasi yang berkelanjutan dan regulasi yang tegas. Jangan sampai generasi muda kita menjadi korban tren yang membahayakan,” jelasnya.

SEMMI Banten pun menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan BNN dan pemerintah daerah dalam kampanye hidup sehat serta gerakan pencegahan penyalahgunaan zat adiktif di Provinsi Banten.

Sebelumnya, Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto mengungkapkan temuan penting terkait penggunaan vape dalam forum Focus Group Discussion (FGD) di Gedung BNN RI, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

“Kami menemukan fakta tak terbantahkan bahwa vape telah menjadi sarana efektif atau media baru untuk konsumsi narkoba dan zat psikoaktif baru atau NPS,” kata Suyudi.

Ia juga membantah narasi yang menyebut vape efektif sebagai alat berhenti merokok.

“Saya tegaskan disini bahwa narasi vape sebagai alat bantu berhenti merokok adalah ilusi yang belum terbukti efektif secara ilmiah,” katanya.

Lebih lanjut, Suyudi menjelaskan bahwa kandungan dalam rokok elektrik tidak dapat langsung diketahui saat digunakan, termasuk dari aroma yang dihasilkan. Kondisi ini dinilai rawan disalahgunakan untuk menyamarkan zat terlarang.

Temuan tersebut memperkuat kekhawatiran berbagai pihak bahwa vape bukan sekadar tren gaya hidup, melainkan potensi ancaman terselubung yang perlu diantisipasi secara serius demi menyelamatkan masa depan generasi bangsa.

editor

Recent Posts

Bupati Dewi Lepas Skuad Badak Muda ke Garuda Anak Indonesia Seri Nasional di Lampung

PANDEGLANG, –Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melepas atlet sepak bola Badak Muda U-10 dan U-11…

30 menit ago

Bupati Dewi Temui Gubernur Lemhanas, Bahas HPL hingga Pembangunan Strategis Pandeglang

JAKARTA, –Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melakukan pertemuan dengan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia…

41 menit ago

Kadispar Banten Hadiri Peresmian Monumen Butter Baby di Terminal 3 Soekarno-Hatta

TANGERANG, –Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Banten Eli Susiyanti menghadiri peresmian Monumen Butter Baby di…

2 jam ago

Sidang Gugatan Warga Rancapinang Masuki Tahap Penyerahan Bukti Tambahan

SERANG, –Sidang lanjutan gugatan warga Desa Rancapinang terhadap Sertipikat Hak Pakai Nomor 01/Rancapinang atas nama…

6 jam ago

Anggota DPRD Pandeglang Junaedi Dorong Realisasi Aspirasi Warga Lewat Program Pokir

PANDEGLANG, –Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi PKS, H. Junaedi, S.Pd., M.Si., terus mengupayakan berbagai…

10 jam ago

Ketua Umum KNPI Pusat Antar Anak Ambil Rapor di SMAN 1 Kota Serang

SERANG, –Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Dr. H. Ali…

13 jam ago