LAYANAN PUBLIK

Jelang Ramadhan, Sekda Pastikan Layanan RSUD Banten Siap, Utamakan Pertolongan Pertama

BANTEN, – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten, Rabu (18/2/2026). Kunjungan ini untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan pelayanan kesehatan jelang Ramadan 1447 Hijriah.

Deden mengatakan, Pemprov Banten memberi perhatian serius terhadap kesiapan fasilitas kesehatan. Pasalnya, menjelang Ramadan biasanya terjadi peningkatan masyarakat yang memeriksakan kesehatan.

“Biasanya menjelang Ramadan, intensitas masyarakat yang memeriksakan kondisi kesehatannya meningkat. Mereka ingin memastikan kondisi fisik tetap prima agar bisa menjalankan ibadah puasa dengan optimal,” ujar Deden.

Dalam peninjauan itu, Deden menyoroti akses layanan bagi masyarakat kurang mampu, khususnya peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI). Ia menegaskan arahan Gubernur Banten agar tidak ada diskriminasi dalam pelayanan kesehatan.

“Instruksi Bapak Gubernur sangat jelas, jangan sampai ada masyarakat tidak mampu yang tidak terlayani. Semua harus mendapatkan hak yang sama. Tadi saya pantau langsung, warga yang sempat terhapus dari data kepesertaan pun tetap dilayani dengan baik,” tegasnya.

Deden juga mengingatkan jajaran RSUD Banten untuk mengedepankan prinsip kemanusiaan dengan mendahulukan tindakan medis dibanding urusan administrasi, terutama dalam kondisi darurat.

“Rumah sakit adalah tumpuan harapan masyarakat. Berikan pelayanan terbaik. Jangan bertanya soal pembayaran atau status asuransi di awal. Layani dahulu, utamakan pertolongan pertama, administrasi bisa menyusul,” katanya.

Selain itu, Deden menekankan pentingnya pelayanan yang humanis dan kenyamanan lingkungan rumah sakit.

Menurutnya, keramahan petugas dengan menerapkan 3S (Salam, Senyum, Sapa) serta menjaga kebersihan fasilitas seperti toilet dan ruang tunggu turut mendukung proses penyembuhan pasien.

Terkait pengembangan fasilitas, Pemprov Banten berkomitmen memperkuat layanan RSUD melalui sinergi pendanaan dari BLUD dan APBD. Termasuk rencana kajian penambahan ruang rawat inap secara bertahap sesuai kemampuan fiskal daerah.

Sementara itu, Direktur RSUD Banten dr Danang Hamsah Nugroho menyambut baik arahan tersebut. Ia memastikan akan menindaklanjuti evaluasi guna meningkatkan kepuasan masyarakat.

“Masukan ini menjadi energi positif sekaligus bahan introspeksi bagi kami. Kami berkomitmen meningkatkan etos kerja dan menjaga predikat Zona Integritas melalui aksi nyata di lapangan,” ujarnya. (Red)

Deni

Recent Posts

Ketua Fraksi PKS DPRD Pandeglang Dukung Deklarasi Penolakan LGBT

PANDEGLANG, –Ketua Fraksi PKS DPRD Pandeglang, Dede Sumantri, menyatakan dukungannya terhadap deklarasi penolakan LGBT yang…

12 menit ago

RPM dan Ormas Desak Perbup Penolakan LGBT, DPRD Pandeglang Siap Dorong Pemkab

PANDEGLANG, –Relawan Pencegahan Maksiat (RPM) bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) dan BKMT menggelar aksi damai…

32 menit ago

Pemkab Pandeglang Apresiasi Kiprah Unma, 450 Mahasiswa Diterjunkan dalam KKN Tematik

PANDEGLANG, –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mengapresiasi peran Universitas Mathla'ul Anwar (Unma) Banten dalam mendukung pembangunan…

4 jam ago

Irbansus Banten: Korupsi Berawal dari Kebiasaan Kecil, Guru Harus Jadi Teladan Integritas

TANGERANG, –Korupsi tidak selalu berawal dari penyalahgunaan anggaran bernilai miliaran rupiah. Kebiasaan yang kerap dianggap…

16 jam ago

Di Tengah APBD Banten Terus Menyusut, Anggaran Jasa Tenaga Ahli Malah Naik Hingga Rp55 Miliar

Bantenonline.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten terus mengalami penyusutan dalam tiga…

17 jam ago

25 Tahun Menanti, Warga Mekarsari Sambut Antusias Pembangunan Jembatan Bang Andra

SERANG, –Masyarakat Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, menyambut antusias pembangunan Jembatan Piano yang digagas…

19 jam ago