SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni mengklaim Program Bang Andra mampu meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi masyarakat perdesaan sekaligus mendorong sektor pertanian di Provinsi Banten.

“Program Bang Andra mampu mendukung laju pertumbuhan ekonomi masyarakat perdesaan dan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten,” kata Andra kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).

Andra menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten pada 2025 mencapai 5,37 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan capaian tahun 2024 yang berada di level 4,79 persen.

Menurutnya, capaian itu juga melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,11 persen.

“Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 9,60 persen,” ujarnya.

BACA JUGA :  Gubernur Andra Soni Berpesan Para Pelaku UMKM Tidak Tergoda Pinjam Oline

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Banten pada triwulan I 2026 terhadap triwulan I 2025 tercatat sebesar 5,64 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Pada periode yang sama, lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, yakni mencapai 17,88 persen.

Andra menilai Program Bang Andra juga memberikan dampak signifikan bagi sektor pertanian. Salah satunya, membantu petani dalam mengangkut hasil panen.

“Tidak hanya itu, Program Bang Andra juga mampu memberikan dampak signifikan pada sektor pertanian, di antaranya membantu para petani memudahkan pengangkutan hasil panen,” tuturnya.

Lebih lanjut, Andra menyampaikan Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Banten pada Desember 2025 tercatat sebesar 111,81. Angka tersebut menunjukkan peningkatan daya beli petani.

BACA JUGA :  Banten Sabet Paritrana Award 2025, Andra Soni Gaspol Lindungi Pekerja Rentan

Selain itu, Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Banten pada periode yang sama mencapai 117,43.

“Hal itu mencerminkan peningkatan kemampuan usaha petani untuk menutup biaya produksi sekaligus menambah modal usaha,” pungkasnya. (Red)