PANDEGLANG, –Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Banten resmi menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVI Tahun 2026.

Kegiatan ini menjadi salah satu instrumen strategis dalam pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya pejabat pimpinan tinggi pratama.

IMG20260609153512-300x225 PKN Tingkat II Angkatan XVI Resmi Digelar, Cetak Pemimpin Birokrasi Adaptif dan Inovatif
Kepala BPSDMD Banten H.E.A Deni Hermawan menyampaikan laporan.

Kepala BPSDMD Provinsi Banten, Drs. H.E.A Deni Hermawan, M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membentuk pemimpin birokrasi yang memiliki kapasitas strategis, mampu mengelola perubahan, membangun kolaborasi lintas sektor, serta menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi organisasi dan masyarakat.

“Penyelenggaraan PKN Tingkat II mengacu pada sejumlah regulasi, antara lain Peraturan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Nomor 5 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pelatihan Struktural Kepemimpinan, serta berbagai keputusan dan surat edaran LAN yang menjadi pedoman pelaksanaan pelatihan,” ujar Deni Hermawan.

Tahun ini, PKN Tingkat II Angkatan XVI diikuti 55 peserta yang terdiri dari pejabat eselon II dari kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia.

IMG20260609160827-300x225 PKN Tingkat II Angkatan XVI Resmi Digelar, Cetak Pemimpin Birokrasi Adaptif dan Inovatif
Gubernur Banten Andra Soni saat membuka secara resmi pelatihan PKN Tingkat II Angkatan XVI Tahun 2026.

Pelatihan mengusung tema “Kepemimpinan Adaptif dalam Transformasi Penguatan Perekonomian Rakyat serta Akselerasi Investasi dan Perdagangan dalam Mewujudkan Daya Saing Daerah.”

BACA JUGA :  Ramai Diperbincangkan! Video Prabowo Tayang di Bioskop, Mensesneg: Hal Lumrah

Menurut Deni, tema tersebut diharapkan mampu melahirkan pemimpin birokrasi yang responsif terhadap tantangan pembangunan dan perubahan lingkungan strategis.

Tema itu kemudian dijabarkan ke dalam empat subtema, yakni penguatan UMKM dan koperasi, transformasi tata kelola investasi dan pelayanan publik, peningkatan daya saing produk lokal, serta pembangunan ekosistem kolaboratif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Subtema ini dipilih sebagai respons atas kebutuhan pembangunan yang menuntut hadirnya pemimpin yang adaptif, inovatif, serta mampu memperkuat perekonomian daerah melalui peningkatan investasi, perdagangan, dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

IMG20260609151310-300x225 PKN Tingkat II Angkatan XVI Resmi Digelar, Cetak Pemimpin Birokrasi Adaptif dan Inovatif
55 Peserta Pelatihan PKN Tingkat II Angkatan XVI Tahun 2026.

Pelatihan akan berlangsung selama 923 jam pelajaran atau setara 107 hari pembelajaran, mulai 9 Juni hingga 9 Oktober 2026, dengan metode blended learning yang mengombinasikan pembelajaran klasikal dan nonklasikal.

“Peserta tidak hanya mendapatkan penguatan pengetahuan dan wawasan kepemimpinan, tetapi juga diwajibkan merancang dan mengimplementasikan proyek perubahan yang memberikan nilai tambah bagi organisasi,” tambahnya.

BPSDMD Provinsi Banten juga menghadirkan tenaga pengajar yang terdiri dari widyaiswara, akademisi, praktisi, pakar, coach, mentor, penguji, dan penjamin mutu sesuai bidang keahliannya.

BACA JUGA :  “B2SA Goes to School”, Cara Seru Kenalkan Pola Makan Sehat ke Anak Sekolah

Deni berharap pelatihan ini dapat melahirkan pemimpin birokrasi yang mampu mendorong transformasi tata kelola pemerintahan serta memperkuat daya saing daerah.

Ia juga menegaskan bahwa PKN Tingkat II ini diharapkan menjadi wadah lahirnya pemimpin perubahan yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.

“Sejalan dengan agenda pembangunan Provinsi Banten yang berfokus pada peningkatan daya saing daerah, penguatan perekonomian masyarakat, perluasan investasi, serta transformasi tata kelola pemerintahan, peserta diharapkan mampu menghadirkan gagasan dan aksi perubahan yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan,” bebernya.

“Melalui kepemimpinan yang adaptif dan berorientasi pada hasil, peserta diharapkan menjadi katalisator percepatan pembangunan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat Banten dan Indonesia pada umumnya,” pungkasnya.

 

IMG-20260609-WA0075-300x200 PKN Tingkat II Angkatan XVI Resmi Digelar, Cetak Pemimpin Birokrasi Adaptif dan Inovatif

Sebanyak 55 peserta mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVI Tahun 2026 yang diselenggarakan dengan melibatkan peserta dari berbagai kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah di Indonesia.

Peserta berasal dari Pemerintah Provinsi Banten sebanyak 12 orang, Pemerintah Kabupaten Pandeglang 5 orang, Pemerintah Kabupaten Kampar 4 orang, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan 10 orang, serta sejumlah instansi lainnya seperti Kementerian Sosial, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Kementerian Ketenagakerjaan, dan BMKG. Secara keseluruhan, jumlah peserta yang mengikuti pelatihan ini mencapai 55 orang.

BACA JUGA :  Safari Ramadan di Masjid Jami’atul Khoir, Andra Soni: Banten Aman, Warga Diminta Perkuat Kebersamaan

Pelaksanaan pelatihan mengacu pada Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kurikulum Pelatihan Struktural Kepemimpinan.

IMG20260609151234-300x225 PKN Tingkat II Angkatan XVI Resmi Digelar, Cetak Pemimpin Birokrasi Adaptif dan Inovatif
Pembukaan Pelatihan PKN Tingkat II Angkatan XVI Tahun 2026.

Tema tersebut dijabarkan ke dalam empat subtema, yakni kepemimpinan adaptif untuk mengakselerasi transformasi kebijakan penguatan UMKM dan koperasi sebagai fondasi daya saing daerah; transformasi tata kelola investasi dan pelayanan publik guna mendorong iklim usaha yang kompetitif; transformasi perdagangan melalui peningkatan daya saing produk lokal; serta pembangunan ekosistem kolaboratif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam meningkatkan daya saing daerah.

Selama mengikuti pelatihan, peserta akan menjalani seluruh rangkaian program pembelajaran dan evaluasi yang telah ditetapkan. Bagi peserta yang dinyatakan lulus setelah menyelesaikan seluruh program dengan baik, akan diberikan Surat Tanda Tamat Pelatihan (STTP) sebagai dokumen sertifikasi kompetensi yang membuktikan telah memenuhi kompetensi manajerial jabatan struktural.

Sementara itu, peserta yang dinyatakan ditunda kelulusannya maupun tidak lulus akan memperoleh surat keterangan yang ditandatangani oleh pimpinan lembaga penyelenggara terakreditasi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan fakta integritas yang diikuti oleh seluruh peserta sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan proses pembelajaran secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.

IMG20260609160535-300x225 PKN Tingkat II Angkatan XVI Resmi Digelar, Cetak Pemimpin Birokrasi Adaptif dan Inovatif
Gubernur Andra Soni saat memberikan santunan kepada 10 anak yatim.

Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi oleh Gubernur Banten Andra Soni didampingi Asda III Provinsi Banten Rina Dewiyanti yang sebelumnya dilakukan santunan kepada 10 anak yatim. (Red)