YOGYAKARTA, – Pemprov Banten meraih predikat Terbaik I kategori Pemerintah Daerah dalam ajang Forum Penyuluh Antikorupsi Ahli Pembangunan Integritas (FORPAK API) 2025.

Penghargaan dari KPK RI tersebut diterima langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni pada puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (9/12/2025).

Andra menyebut penghargaan ini merupakan bukti komitmen Banten dalam membangun pemerintahan berintegritas. Ia juga mendedikasikan capaian tersebut untuk seluruh penyuluh antikorupsi di wilayahnya.

“Selamat atas kerja keras Forum Penyuluh Antikorupsi Banten yang telah menerima penghargaan di Hari Antikorupsi 2025 ini,” kata Andra.

Ia menegaskan penghargaan ini menjadi dorongan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih.

BACA JUGA :  Andra Soni: Pemuda Penentu Sejarah, Bukan Pelengkapnya

“Kita sama-sama berupaya agar Provinsi Banten menjadi daerah terdepan dalam aksi pemberantasan korupsi,” ujarnya.

Ketua KPK RI Setyo Budiyanto mengapresiasi penyelenggaraan Hakordia 2025 di Yogyakarta. Acara yang berlangsung 6–9 Desember itu diisi pameran, ekspo, pertunjukan budaya, karnaval, workshop, hingga talk show, dengan peserta dari FORPAK API seluruh Indonesia, kementerian/lembaga, BUMN, aparat penegak hukum, dan pemerintah daerah.

Setyo mengingatkan bahwa Hakordia adalah momentum untuk meneguhkan komitmen global memerangi korupsi.

“Upaya pemberantasan korupsi tidak dapat berjalan tanpa dukungan seluruh penyelenggara negara,” katanya.

Kota Tangerang Sabet Peringkat Tiga

Selain untuk Pemprov Banten, KPK juga memberikan apresiasi kepada aparat penegak hukum terbaik dalam penanganan perkara korupsi 2025. Kota Tangerang meraih peringkat ketiga kategori kota dengan tata kelola pencegahan korupsi terbaik.

BACA JUGA :  Ketua TP PKK Banten Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Ramah bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Puncak Hakordia 2025 turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, termasuk Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menkomdig Meutya Hafid, Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi, dan Menaker Yassierli.
Tampak pula Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dan Wakil Gubernur DK Jakarta Rano Karno. (Red)