PANDEGLANG, –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang didorong untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah yang masih terbengkalai. Salah satunya adalah lahan Terminal Kadubanen yang dikelola UPTD Terminal Dinas Perhubungan Kabupaten Pandeglang.

Hingga kini, lahan tersebut dinilai belum berfungsi optimal, padahal memiliki potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan aktivis Badan Pemantauan Pembangunan Banten (BP3B), Apandi Jarkasih, kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).

Apandi menjelaskan, lahan yang sebelumnya merupakan kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) itu saat ini telah dilengkapi lintasan yang mengelilingi area terminal dengan paving block. Namun, pemanfaatannya dinilai belum memberikan dampak signifikan bagi perekonomian masyarakat.

“Ini merupakan aset pemerintah daerah. Jika dikelola secara optimal, lahan ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan PAD dan penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Apandi.

BACA JUGA :  Kasus DBD di Kabupaten Tangerang Turun, Dinkes Catat 48 Kasus hingga Agustus 2025

Ia menambahkan, kawasan Terminal Kadubanen berpotensi dikembangkan sebagai pusat aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tanpa mengganggu fungsi utamanya sebagai fasilitas transportasi.

Sementara itu, Kepala Seksi Terminal Kadubanen Pandeglang, Suhaedi, mengatakan pihaknya terbuka terhadap berbagai masukan terkait pemanfaatan lahan terminal.

Menurut dia, sejumlah langkah pemanfaatan lahan sudah dilakukan dan mulai memberikan kontribusi terhadap PAD.

“Beberapa titik lahan di Terminal Kadubanen sudah kami manfaatkan untuk menambah PAD serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat,” kata Suhaedi.

Selain itu, Suhaedi menyebutkan, lahan kosong eks Tahura juga telah diminati untuk kerja sama pemanfaatan sebagai pusat UMKM yang berada di bawah naungan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kabupaten Pandeglang.

BACA JUGA :  Turnamen Basket Tingkat Pelajar SLTP se-Pandeglang Diapresiasi, Rebut Piala Bupati

“Rencana tersebut sejalan dengan program peningkatan PAD dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar. Pelaksanaannya tentu memerlukan dukungan berbagai pihak dan akan kami sampaikan kepada pimpinan,” ujarnya. (Red)