LEBAK, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mengalokasikan anggaran sebesar Rp 75,5 miliar dalam APBD 2026 untuk pembangunan infrastruktur jalan. Anggaran tersebut difokuskan untuk penanganan 11 ruas jalan kabupaten dan 42 ruas jalan poros desa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Lebak, Dade Yan Apriyandi, mengatakan secara umum kondisi jalan kabupaten di Lebak saat ini sudah cukup baik.

“Dari total panjang jalan kabupaten 749,43 kilometer, sekitar 74,86 persen sudah dalam kondisi mantap karena beraspal hotmix maupun beton,” kata Dade kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).

Meski demikian, masih terdapat sekitar 25,14 persen jalan kabupaten yang kondisinya rusak. Untuk penanganan tersebut, Pemkab Lebak mengalokasikan anggaran Rp 47,7 miliar lebih untuk 11 ruas jalan kabupaten dan Rp 27,8 miliar lebih untuk 42 ruas jalan poros desa.

BACA JUGA :  Satgas PKH Garuda Tutup 281 Titik Tambang Emas Ilegal di TNGHS

Menurut Dade, perbaikan jalan diprioritaskan pada wilayah yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, seperti Kecamatan Bojongmanik, Cirinten, Leuwidamar, dan Muncang, serta kawasan Lebak Selatan.

Wilayah Lebak Selatan yang menjadi sasaran perbaikan meliputi Kecamatan Wanasalam, Malingping, Cihara, Cilograng, dan Cibeber. Selain itu, DPUPR Lebak juga menyiapkan anggaran untuk jalan strategis, salah satunya Jalan Maulana Yusuf pada ruas Rancagawe–Terminal Aweh.

“Kami juga fokus pada penanganan titik longsor dan ruas jalan yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi serta akses vital masyarakat,” ujarnya.

Dade menegaskan, meski kemampuan keuangan daerah terbatas, pihaknya tetap mengutamakan kualitas pekerjaan. Pengawasan dilakukan secara berjenjang, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

BACA JUGA :  Fraksi PKS DPRD Pandeglang Prihatin Kondisi Rumah Zara, Gadis yang Sempat Dilaporkan Hilang

“Kami tidak hanya mengejar target selesai, tapi juga memastikan kualitasnya agar jalan yang dibangun bisa bertahan lama dan bermanfaat,” tegasnya.

Ia mengakui masih ada sejumlah ruas jalan kabupaten yang belum tertangani secara maksimal. Namun, sesuai arahan Bupati Lebak, pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas dan dilakukan secara bertahap. (Red)