PANDEGLANG, – Hujan yang mengguyur sepanjang hari menyebabkan Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, dilanda banjir akibat meluapnya Sungai Cilemer, Rabu (17/12/2025). Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 30 sentimeter dan merendam permukiman warga di tiga kampung.

Tiga kampung yang terdampak banjir tersebut yakni Kampung Tajur, Kampung Karangtengah, dan Kampung Sindangrahayu di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Pandeglang Selatan.

Sekretaris BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Nana Mulyana, mengatakan pihaknya telah menerima laporan banjir yang mulai menggenangi permukiman warga sejak pukul 06.30 WIB.

“Saat ini laporan yang kami terima, banjir melanda Desa Idaman, Kecamatan Patia. Dari data sementara, banjir menggenangi permukiman warga di tiga kampung,” ujar Nana saat dihubungi media, Rabu (17/12/2025).

BACA JUGA :  Gubernur Banten Dorong Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Menurut Nana, ketinggian air saat ini masih sekitar 30 sentimeter. Namun, air berpotensi kembali meningkat mengingat hujan masih mengguyur wilayah hulu dan hilir Sungai Cilemer.

“Kondisi air masih berpotensi naik karena curah hujan masih tinggi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Idaman, Ilman, mengatakan dirinya berada di lokasi banjir, tepatnya di Kampung Tajur, di sekitar jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Pagelaran dan Kecamatan Patia.

“Dari pantauan di lapangan, Sungai Cilemer mulai meluap ke permukiman warga setelah hujan turun selama dua hari dua malam,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain Sungai Cilemer, sejumlah anak sungai seperti Kali Cimoyan, Kali Cikadueun, Kali Cisata, Kali Cibeureum, dan Kali Cipendeuy turut meluap sehingga memperparah genangan di permukiman warga.

BACA JUGA :  Ramai Anggaran Mamin Rp 4 Miliar, Sekretaris DPRD Pandeglang: Untuk Konstituen Saat Reses

“Semoga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Ilman. (Red)