PANDEGLANG, – Pelaksanaan arus mudik dan libur Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Pandeglang secara umum berjalan aman dan kondusif. Kondisi ini mendapat apresiasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang terhadap kinerja lintas sektoral yang bertugas di lapangan.

Anggota Komisi IV DPRD Pandeglang, Kumaedi dari Fraksi PKB ini memberikan acungan jempol atas dedikasi personel gabungan, mulai dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, PMI, pramuka hingga relawan yang berjibaku mengatur arus lalu lintas serta menjaga keamanan di sejumlah titik vital.

Tak hanya pengamanan, DPRD juga menyoroti kesiapsiagaan Dinas Kesehatan. Keberadaan posko kesehatan di titik rawan kemacetan dan jalur wisata dinilai membantu pemudik maupun wisatawan yang membutuhkan penanganan medis.

BACA JUGA :  Pandeglang Catat Realisasi Investasi Rp1,197 Triliun Sepanjang 2025

“Kami memantau langsung di lapangan. Sinergitas antara Polri, TNI, Dishub, dan tim medis dari Dinas Kesehatan patut diapresiasi. Mereka menjadi garda terdepan dalam memastikan masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ungkap  Kumaedi kepada wartawan, Selasa (31/03/2026).

Meski demikian, Kumaedi menilai masih ada pekerjaan rumah yang perlu segera diselesaikan pemerintah daerah maupun provinsi. Salah satunya terkait lonjakan volume kendaraan menuju destinasi wisata favorit seperti Pantai Carita, Cikoromoy, dan pemandian alam lainnya yang memicu kemacetan parah.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan infrastruktur jalan di Pandeglang sudah tidak lagi memadai. Volume kendaraan yang meningkat saat libur Lebaran tidak sebanding dengan kapasitas jalan yang tersedia.

BACA JUGA :  Truk Tambang ODOL Masih Leluasa Melintas di Pandeglang, Aturan Jam Operasional Diabaikan

“Kita tentu senang wisatawan datang karena ekonomi bergerak. Tapi kalau jalannya sempit dan macet parah, orang bisa berpikir dua kali untuk kembali. Ini hampir tiap tahun terjadi, bahkan perjalanan Labuan ke Serang bisa 6 sampai 9 jam. Harus ada solusi permanen ke depan,” katanya.

DPRD mendorong adanya percepatan pembangunan maupun optimalisasi jalur alternatif untuk mengurai kepadatan.

Selain itu, pelebaran ruas jalan utama dan peningkatan kualitas jalan di kawasan penyangga wisata dinilai penting demi mendukung kenyamanan masyarakat serta kemajuan sektor pariwisata di Pandeglang. (Red)