PANDEGLANG, –Ketua DPRD Pandeglang, Tb. A Khotibul Umam, angkat suara terkait masih tingginya angka kemiskinan dan putus sekolah di Kabupaten Pandeglang.

Politisi Partai Golkar itu meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menekan dua persoalan tersebut.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian bersama. Saya minta pihak eksekutif segera menyikapi persoalan ini secara serius,” ujar Umam, Rabu (11/2/2026).

Umam mengaku prihatin dengan kondisi sosial yang terjadi saat ini. Menurutnya, persoalan kemiskinan dan putus sekolah tidak bisa dibiarkan berlarut-larut dan harus ditangani secara terpadu.

“Kami di DPRD akan segera berkoordinasi dengan pihak eksekutif, mencari formulasi terbaik untuk mengentaskan kemiskinan dan menekan angka putus sekolah,” katanya.

BACA JUGA :  Pemkab Pandeglang Awasi Penyaluran THR Pekerja Perusahaan Swasta

Ia menilai, salah satu langkah strategis untuk menekan angka kemiskinan adalah dengan membuka lebih banyak lapangan kerja. Sebab, hingga kini peluang kerja di Pandeglang dinilai masih sangat terbatas.

“Kita harus mendorong masuknya investor ke Pandeglang agar tercipta lapangan kerja baru. Dengan begitu, angka kemiskinan bisa ditekan,” tegasnya.

Selain itu, Umam juga meminta dinas terkait untuk terus menggencarkan sosialisasi pentingnya pendidikan kepada masyarakat, guna menekan angka putus sekolah.

Sebelumnya diberitakan, berdasarkan data Dinas Sosial (Dinsos) Pandeglang, angka kemiskinan di daerah tersebut mencapai 105,35 ribu jiwa atau sekitar 8,5 persen dari total penduduk. Angka itu tercatat sebagai yang tertinggi di Provinsi Banten. (Red)

BACA JUGA :  Menjamur dan Berkarat, Reklame di Perempatan Muncul Dikeluhkan Warga Tangsel