EDUKASI

Gencar ORI Campak di Tangsel! Ketua Posyandu Sereh Wangi Ajak Balita 9–59 Bulan Wajib Imunisasi

Bantenonline.com – Posyandu Sereh Wangi di Benda Baru, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak sebagai respons atas meningkatnya kasus campak.

Ketua Posyandu Sereh Wangi, Titi Sumiati, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan layanan rutin posyandu, seperti penimbangan dan pemantauan tumbuh kembang anak.

“Kegiatan posyandu ini selain penimbangan, kebetulan juga berbarengan dengan pelaksanaan ORI yaitu respon imunisasi terhadap peningkatan kasus campak di Tangsel,” ujarnya, ditulis pada Selasa (14/4/2026).

Ia menjelaskan, sasaran utama imunisasi ini adalah anak usia 9 bulan hingga 59 bulan. Warga yang memiliki bayi dan balita dalam rentang usia tersebut diimbau untuk datang ke posyandu.

“Kita sasarannya itu dari anak usia 9 bulan sampai dengan 59 bulan kemudian kita mengajak warga yang mempunyai bayi balita yang usia 9 bulan sampai 59 bulan untuk datang ke posyandu untuk mengikuti kegiatan imunisasi campak ini untuk mencegah penyakit campak,” jelasnya.

Menurutnya, imunisasi dilakukan secara serentak tanpa melihat riwayat imunisasi sebelumnya.

“Ya suntikan imunisasi campak secara serentak walaupun mereka sudah ada imunisasi sebelumnya jadi tidak memandang status imunisasi sebelumnya,” tegasnya.

Ia juga memaparkan alur pelayanan yang dilakukan secara terstruktur, mulai dari pendaftaran hingga pemberian imunisasi oleh tenaga kesehatan.

“Pertama karena kita bersamaan dengan kegiatan posyandu jadi pertama pendaftaran jadi ibu balita mengisi buku pendaftaran, kemudian ke penimbangan penimbangan berat badan, kemudian pengukuran tinggi atau panjang badan, kemudian ke bagian pencatatan dicatat panjang badan atau berat badan, kemudian ke bagian pelayanan kesehatan nanti diberikan oleh bidan untuk imunisasi campaknya, tanpa memandang imunisasi status imunisasi sebelumnya,” paparnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan imunisasi didukung oleh sejumlah tenaga bidan.

“Insyaallah nanti kurang lebihnya ada 4 atau 5 orang bidan,” tutupnya.

editor

Recent Posts

Komisi IV DPRD Pandeglang Desak Polisi dan Inspektorat Usut Kasus Obat Keras Hilang di RSUD Aulia Menes

PANDEGLANG, –Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang mendesak kepolisian dan Inspektorat mengusut tuntas kasus hilangnya ratusan…

8 jam ago

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Wagub Banten Sebut Sinergi Antar Lembaga Berbuah WTP 10 Kali

SERANG, –DPRD Provinsi Banten menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran…

10 jam ago

Hadiri Raker APPSI, Andra Soni Sebut UMKM Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Daerah

LOMBOK BARAT, –Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam memperkuat pemberdayaan usaha…

10 jam ago

KH Aman Syairi AS Wafat, Alumni STAI Babunnajah: Kami Kehilangan Guru dan Sosok Orang Tua

PANDEGLANG, –Kabar duka datang dari dunia pendidikan Islam dan Nahdlatul Ulama (NU) di Banten. Ulama…

13 jam ago

Ketua DPRD Pandeglang Apresiasi TMMD ke-129: Buka Akses Jalan hingga Dongkrak Ekonomi Warga

PANDEGLANG, –Ketua DPRD Pandeglang H. Tb. Agus Khotibul Umam mengapresiasi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun…

14 jam ago

TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang Dimulai, TNI Tancap Gas Bangun Infrastruktur Desa

PANDEGLANG, –Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0601/Pandeglang resmi dimulai.…

15 jam ago