PANDEGLANG, – Pengurus Daerah Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) Kabupaten Pandeglang menggelar Pengajian II sekaligus koordinasi program kerja di Lembur Mangrove, Panimbang, Minggu (1/2/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat konsolidasi dakwah dan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–13.00 WIB tersebut dihadiri jajaran pengurus daerah, tokoh dakwah, serta perwakilan bidang strategis Dewan Da’wah. Pengajian II ini digelar sebulan setelah Pengajian I yang sebelumnya dilaksanakan di MABS Cimanuk.

Shahibul wilayah, KH Odon Firdausy, mengatakan pemilihan lokasi di kawasan mangrove Panimbang dimaksudkan agar para pengurus lebih peka membaca realitas dakwah di lapangan, khususnya di wilayah pesisir.

Ia menyoroti meningkatnya penyakit masyarakat di kawasan Panimbang–Tanjung Lesung, terutama di kalangan generasi muda. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan dakwah yang lebih terstruktur dan solutif.

BACA JUGA :  Revitalisasi Pedestrian Ciater Tangsel Dilanjut: Bakal Lebih Luas, Nyaman, Ramah Difabel dan Estetis

“Ini amanah besar dakwah ke depan, bagaimana Dewan Da’wah hadir memberi edukasi, pendampingan, dan pembinaan umat secara nyata,” kata KH Odon.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan progres pembangunan masjid di salah satu kampung binaan yang sempat roboh. Saat ini, pembangunan masjid tersebut telah mencapai sekitar 60 persen dan ditargetkan bisa digunakan pada bulan Ramadhan mendatang.

Ketua Pengurus Daerah DDII Kabupaten Pandeglang, KH Ace Zaenal Sholihin, menekankan pentingnya penguatan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan. Ia menilai pembentukan minimal Badan Pengurus Harian (BPH) di setiap kecamatan menjadi kebutuhan mendesak.

“Dakwah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus dilakukan secara berjamaah, terorganisir, dan berkesinambungan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Dapur MBG GPI Perdana di Rangkasbitung Dilaunching, Salurkan Untuk 2.629 Siswa

Ia juga menyampaikan rencana Pengajian III yang akan digelar pada bulan Syawal dan dirangkaikan dengan kegiatan Halal Bihalal, sekaligus mendorong sinkronisasi program dengan agenda Ramadhan.

Pengajian inti disampaikan KH Hidayat Rahman yang menyoroti pentingnya kemandirian ekonomi bagi para penggerak dakwah. Menurutnya, kemandirian ekonomi akan membuat dakwah lebih ikhlas dan tidak bergantung.

“Orang yang lapar tidak cukup hanya disuguhi dalil. Dakwah harus dimulai dari kepedulian sosial,” katanya.

Agenda lainnya adalah pemaparan zonasi pembentukan Pengurus Cabang (PC) Dewan Da’wah di 35 kecamatan se-Kabupaten Pandeglang. Kabupaten Pandeglang dibagi ke dalam enam zonasi dakwah untuk mempermudah koordinasi dan pembinaan umat.

Selain itu, Bidang Pemberdayaan Ekonomi dan UMKM juga memaparkan rencana penguatan Koperasi Syariah Dewan Da’wah. Badan hukum koperasi telah rampung dan Februari 2026 ditetapkan sebagai awal pembukuan resmi.

BACA JUGA :  Pemprov Banten Ajak Warga Tingkatkan Iman dan Kepedulian Jelang Ramadan 1447 H

Kegiatan ditutup dengan Shalat Zuhur berjamaah dan makan siang bersama. Pengurus Daerah DDII Kabupaten Pandeglang menyampaikan apresiasi kepada KH Odon Firdausy atas dukungan terhadap kegiatan tersebut. (Red)