PANDEGLANG, – Sebanyak 15 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pandeglang mengikuti pelatihan perkokian bersertifikat yang digelar Yayasan Citra Bakti Banten.

Pelatihan tersebut dilaksanakan di Gedung Serba Guna SMKN 10 Pandeglang pada 7–8 Februari 2026 yang dihadiri Asda I Pemkab Pandeglang Doni Hermawan. Kegiatan ini menghadirkan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) guna memastikan peserta memperoleh sertifikat kompetensi resmi.

Ketua Yayasan Citra Bakti Banten Eris Sutrisna mengatakan, pelatihan ini merupakan bentuk dukungan yayasan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di dapur SPPG.

“Alhamdulillah, dapur-dapur SPPG menyambut baik pelatihan perkokian ini. Total ada 15 dapur SPPG di Kabupaten Pandeglang yang ikut,” kata Eris kepada wartawan, Sabtu (7/2/2026), di sela kegiatan.

BACA JUGA :  SDN Karaton 5 Pandeglang Kurang Diminati, Terancam Ditutup Hanya 31 Siswa

Eris yang juga pengurus Asosiasi Dewan Pertukangan Nasional (DPN) menyebutkan, Yayasan Citra Bakti Banten telah beberapa kali menyelenggarakan pelatihan perkokian serupa.

Menurutnya, pelatihan ini selaras dengan kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang mewajibkan seluruh dapur SPPG dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipimpin oleh juru masak atau chef bersertifikat kompetensi.

“BGN mewajibkan setiap dapur MBG memiliki koki bersertifikat. Karena itu, kami menyelenggarakan pelatihan perkokian ini untuk mendukung program MBG,” ujarnya.IMG-20260208-WA0045-1-300x201 15 Dapur SPPG di Pandeglang Ikuti Pelatihan Perkokian Bersertifikat

Eris menambahkan, kebijakan tersebut telah berlaku sejak 10 Oktober 2025 sebagai respons atas kasus keracunan makanan, sekaligus untuk menjamin keamanan pangan, higienitas sanitasi, serta penerapan standar operasional prosedur (SOP).

“Setiap dapur MBG harus memiliki koki dengan sertifikat kompetensi resmi, diutamakan dari BNSP atau melalui lembaga sertifikasi yang diakui. Semoga pelatihan ini bermanfaat,” pungkasnya. (Red)

BACA JUGA :  Pemkab Lebak Dukung Program Guru Magrib Mengaji