PANDEGLANG, – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pandeglang periode 2026-2031 resmi dikukuhkan. Ketua DPC PKB Pandeglang, Nawawi, mendorong peningkatan perhatian pemerintah terhadap pesantren, madrasah, dan para santri melalui kebijakan anggaran.

Pengukuhan dilakukan oleh Ketua DPW PKB Provinsi Banten, H Ahmad Fauzi, atas nama Ketua Umum DPP PKB A Muhaimin Iskandar. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) di Kantor DPC PKB Pandeglang, Sabtu (31/10/2026).

Dalam sambutannya, Nawawi menegaskan bahwa kekuasaan bagi PKB bukan sekadar tujuan politik, melainkan alat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, sebagai partai politik, PKB memiliki tujuan meraih kekuasaan, baik di legislatif maupun eksekutif. Namun, kekuasaan tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga Kabupaten Pandeglang.

“PKB memandang kekuasaan adalah alat untuk kesejahteraan rakyat. Bagaimana ketika kekuasaan ini kita raih, bisa bermanfaat untuk masyarakat, khususnya masyarakat Pandeglang,” kata Nawawi.

Dia menyebut PKB merupakan partai nasionalis, religius, dan kerakyatan. Sebagai partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU), kader PKB juga diminta tetap menjaga kedekatan dengan para kiai dan lingkungan pesantren.

“Kita ini anak kandung Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu, kita harus dekat dengan para kiai dan pesantren agar tidak lepas dari nilai-nilai agama,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kehadiran PT Mayora Dinilai Jadi Pintu Masuk Investasi di Pandeglang

Selain itu, Nawawi menegaskan PKB berkomitmen mendukung visi pembangunan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, yakni Pandeglang maju dengan infrastruktur mantap dan rakyat sejahtera.

Sebagai partai pengusung pemerintah daerah, PKB akan mengawal kebijakan dan program Bupati serta Wakil Bupati Pandeglang, Dewi-Iing. Salah satu perhatian utamanya adalah pembangunan infrastruktur jalan agar dapat direalisasikan sesuai harapan masyarakat.

Namun, menurut Nawawi, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur. Perhatian terhadap pendidikan keagamaan, terutama pesantren, madrasah, dan para santri, juga harus menjadi prioritas.

Dia mendorong agar Peraturan Daerah (Perda) tentang Diniyah dan Pesantren yang telah ditetapkan dapat diimplementasikan secara maksimal. Sebab, masih banyak aspirasi dari para ustaz dan kiai di Pandeglang terkait dukungan anggaran untuk kedua sektor tersebut.

Nawawi menilai perhatian terhadap pesantren dan madrasah tidak boleh hanya muncul menjelang momentum politik. Dukungan tersebut harus diwujudkan melalui kebijakan dan penganggaran yang berkelanjutan.

“Saya mendorong sahabat-sahabat di legislatif agar politik anggaran untuk pesantren, para santri, dan madrasah ditingkatkan. Kita harus membangun generasi penerus agar menjadi anak-anak yang cerdas dan berakhlakul karimah,” tegasnya.

IMG-20261031-WA0071-300x168 Pengurus DPC PKB Pandeglang 2026-2031 Dikukuhkan, Nawawi Dorong Anggaran Pesantren dan Madrasah
Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi bersama Ketua Partai Politik saat hadir di acara Pengukuhan DPC PKB dan Mukercab di kantor DPC PKB Pandeglang.

Sementara itu, Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi mengungkapkan hubungan komunikasi dan kedekatan yang telah terjalin dengan sejumlah kader PKB. Salah satunya dengan Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Banten I (Pandeglang-Lebak).

BACA JUGA :  Pemprov Banten Harap FKPQ Cetak Generasi Qurani di Pandeglang

Iing menyebut perjuangan PKB di tingkat pusat telah memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Kabupaten Pandeglang, terutama melalui program pemerintah pusat.

Dia mencontohkan program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah pada 2025 senilai sekitar Rp 28,5 miliar. Program tersebut dikawal Anggota DPR RI Ahmad Fauzi untuk pembangunan jalan di wilayah Kecamatan Cikeusik, termasuk ruas Tanjungan-Sobang-Waringin.

Iing berharap perjuangan tersebut terus berlanjut sehingga semakin banyak program pembangunan dari pemerintah pusat yang dapat dibawa ke Kabupaten Pandeglang.

“Kita doakan semoga beliau (Ahmad Fauzi,-red) selalu diberikan kesehatan, panjang umur yang berkah, serta tetap istiqomah untuk bersama-sama membangun Kabupaten Pandeglang yang kita cintai,” ucap Iing.

Dalam kesempatan itu, Iing juga mengungkapkan PKB merupakan partai politik pertama yang memberikan dukungan kepadanya dalam proses pencalonan pada Pilkada Kabupaten Pandeglang.

Dia mengaku bersyukur masih dapat terus hadir di tengah keluarga besar PKB. Menurutnya, sejarah dan perjuangan politik yang telah terbangun harus dilanjutkan bersama demi kemajuan Kabupaten Pandeglang.

“Pemkab Pandeglang tetap berkomitmen untuk merealisasikan harap masyarakat khususnya pembangunan infrastruktur jalan secara bertahap tetapi pasti,” tuturnya.

BACA JUGA :  BPSDMD Banten Sosialisasikan Banten Corporate University ke Pegawai

Di sisi lain, Ketua DPW PKB Provinsi Banten H Ahmad Fauzi menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan pengurus PKB Pandeglang yang telah bekerja membesarkan partai.

Sebelum membacakan amanat Ketua Umum DPP PKB A Muhaimin Iskandar, Fauzi menyoroti perlunya evaluasi dan penguatan strategi politik untuk meningkatkan perolehan suara PKB di Kabupaten Pandeglang.

Dia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah. Dengan begitu, PKB diharapkan dapat meningkatkan perolehan kursi pada pemilu mendatang.

Fauzi juga menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan berbagai program pembangunan dari pemerintah pusat agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat Pandeglang dan Lebak.

Sejumlah program yang menjadi perhatiannya meliputi pembangunan infrastruktur jalan, bantuan perumahan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), pembangunan dan rehabilitasi irigasi pertanian, serta revitalisasi madrasah.

“Kami akan terus berjuang membawa berbagai program pembangunan dari APBN ke Kabupaten Pandeglang. Kami juga terbuka menerima usulan, khususnya terkait infrastruktur jalan yang membutuhkan penanganan dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Fauzi turut meminta kader PKB di daerah untuk terus mengawal kebijakan anggaran agar pesantren dan madrasah mendapatkan dukungan yang memadai.

Melalui pengukuhan kepengurusan dan pelaksanaan Mukercab tersebut, PKB Pandeglang diharapkan semakin solid dalam memperkuat konsolidasi organisasi. Selain itu, kepengurusan baru diharapkan mampu mengawal program pembangunan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Kabupaten Pandeglang. (Red/Ds)