DEPOK, – Gubernur Banten Andra Soni menyambangi kediaman keluarga dua jurnalis yang hilang kontak saat meliput kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK), Selat Sunda. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga.
Kedua keluarga jurnalis itu berada di Kota Depok, Jawa Barat. Andra mengunjungi keluarga Ari Basuki, jurnalis Merdeka.com, di Kecamatan Limo, serta keluarga Yudistiro Pranoto, jurnalis iNews, di Kecamatan Sawangan, Jumat (25/9/2026).
Kedatangan Andra disambut hangat pihak keluarga. Istri Ari Basuki, Sri Damayanti, mengucapkan terima kasih atas kepedulian Gubernur Banten tersebut.
“Alhamdulillah, Bapak Andra Soni berkesempatan jauh-jauh menyambangi kami karena kepedulian beliau. Salah satu doa yang tidak pernah putus dari kami adalah untuk Arbas (Ari Basuki) dan teman-teman agar segera ditemukan,” kata Sri.
Istri Jurnalis Harap Ada Titik Terang
Hal senada disampaikan istri Yudistiro Pranoto, Rhodiyah Nasution. Dia bersyukur Andra datang memberikan dukungan sekaligus menyampaikan perkembangan terbaru pencarian.
“Saya mengucapkan terima kasih karena hari ini Bapak Andra Soni sudah menyempatkan waktu untuk berkunjung, menyampaikan secara langsung mengenai perkembangan pencarian, serta memberikan dukungan kepada kami dan anak-anak,” ujar Rhodiyah.
“Mudah-mudahan masih ada titik terang untuk keberadaan suami saya,” sambungnya.
Rhodiyah menilai komunikasi dan pendampingan Pemprov Banten sangat membantu keluarga. Menurutnya, dukungan tersebut menguatkan mental dan spiritual keluarga di tengah proses pencarian.
Andra: Informasi Pencarian Akan Disampaikan ke Keluarga
Andra menegaskan komitmennya untuk terus memantau proses pencarian dan memperbarui informasi kepada keluarga. Dia juga berharap komunikasi dengan keluarga tetap terjalin dengan baik.
“Alhamdulillah, hari ini kita bersilaturahmi dan menyampaikan informasi terkini. Sebagaimana yang pernah kami janjikan, kami akan terus memantau dan menginformasikan perkembangannya kepada keluarga,” kata Andra.
“Kalau ada apa-apa bisa hubungi kami, mohon jangan sungkan,” imbuhnya.

Andra menjelaskan berbagai upaya masih dilakukan pihak terkait. Salah satunya dengan menyebarkan informasi dan meminta bantuan kapal maupun nelayan yang melintas di sekitar Selat Sunda dan Gunung Anak Krakatau.
“Informasi tersebut nantinya akan kami saring terlebih dahulu. Setelah informasinya valid, baru akan kami sampaikan. Kami memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi yang akurat secara langsung kepada keluarga,” jelasnya.
Andra kemudian mengajak seluruh pihak mendoakan keselamatan lima jurnalis dan dua kru kapal KM Arupadhatu I yang masih hilang kontak.
“Harapan kami sama dengan harapan keluarga. Kami mohon doa dari seluruh pihak agar saudara-saudara kita dapat segera ditemukan,” pungkasnya. (Red)


