PANDEGLANG, – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang optimistis mampu merealisasikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp271,927 juta dari pengelolaan aset sarana olahraga pada 2026.

Target tersebut dibidik dari sejumlah aset olahraga yang berada di bawah pengelolaan Disdikpora Pandeglang. Di antaranya Stadion Badak, Stadion Berkah, GOR Cikupa, hingga sejumlah fasilitas lainnya.

Kabid Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Pandeglang, Suhaedi alias Bule, mengatakan berbagai langkah terus dilakukan untuk mengejar target tersebut. Salah satunya dengan meningkatkan komunikasi dengan klub olahraga, masyarakat, dan pengguna fasilitas olahraga.

“Kami optimistis target itu bisa tercapai 100 persen. Upaya yang dilakukan antara lain memperbanyak komunikasi dengan pelaku atau pengguna stadion dan GOR,” kata Suhaedi kepada wartawan, Senin (10/8/2026).

BACA JUGA :  Pemprov Banten Akan Tutup 43 Tambang Ilegal Pekan Depan
IMG20260810124912_01-300x225 Disdikpora Pandeglang Kejar PAD Rp271 Juta dari Aset Olahraga
Suhaedi, S.Sos alias Bule Kabid Kepemudaan dan Olahraga.

Menurutnya, potensi PAD dari aset olahraga masih terbuka lebar. Karena itu, pemanfaatan fasilitas tidak hanya diarahkan untuk pertandingan sepak bola, tetapi juga berbagai kegiatan olahraga dan aktivitas masyarakat lainnya.

Mulai dari futsal, bola voli, basket, hingga kegiatan yang memungkinkan digelar di kawasan fasilitas olahraga.

“Jadi bukan hanya kegiatan olahraga. Kalau di Stadion Badak atau fasilitas tertentu memungkinkan digunakan untuk kegiatan lain, tentu itu bisa menjadi potensi pendapatan,” ujarnya.

Suhaedi menyebut sejumlah klub olahraga dan masyarakat sekitar mulai memanfaatkan fasilitas yang dikelola Disdikpora untuk latihan rutin maupun menggelar kegiatan.

Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang untuk menggenjot pemanfaatan aset sekaligus mendongkrak PAD.

BACA JUGA :  Triwulan I 2026, Realisasi Investasi di Banten Capai 34,4 Triliun

“Sudah mulai ada yang menyewa, terutama dari klub-klub dan masyarakat sekitar. Ada yang melakukan latihan rutin,” jelasnya.

Dia merinci, target PAD Rp271,927 juta tersebut berasal dari beberapa sumber. Salah satunya pengelolaan Graha Pancila (GP) dengan target sekitar Rp50 juta.

Kemudian, pendapatan parkir di kawasan aset olahraga ditargetkan mencapai sekitar Rp71,927 juta.

Sementara dari pengelolaan Stadion Badak, Stadion Berkah, dan GOR Cikupa ditargetkan menyumbang sekitar Rp150 juta.

Jika seluruh target tersebut terealisasi, total PAD dari pengelolaan aset sarana olahraga pada 2026 mencapai Rp271.927.000.

Untuk mengoptimalkan pendapatan, Disdikpora juga membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap evaluasi.

BACA JUGA :  DPRD Pandeglang Dukung 314 Atlet Berlaga di Popda Banten 2026

“Untuk pihak ketiga memang ada rencana, tetapi saat ini masih dalam proses dan evaluasi. Kami berupaya memaksimalkan pengelolaan sendiri agar bisa mengetahui terlebih dahulu seberapa besar potensi aset tersebut,” pungkasnya. (Red)