PANDEGLANG, –Provinsi Banten memiliki destinasi wisata alam kelas dunia yang menawarkan keindahan sekaligus kekayaan hayati, yakni Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK).

Kawasan yang berstatus Situs Warisan Dunia UNESCO ini memiliki beragam destinasi unggulan, mulai dari Pulau Peucang, Pulau Handeuleum, Pulau Panaitan hingga Karang Copong.

Untuk memperkenalkan potensi tersebut kepada masyarakat luas, Kepala Dinas Pariwisata (Kadisparda) Provinsi Banten, Eli Susiyanti bersama mitra pariwisata melakukan eksplorasi sejumlah destinasi unggulan di kawasan TNUK. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi Banten sebagai destinasi ekowisata unggulan nasional maupun internasional.

Eli mengatakan Banten memiliki banyak destinasi wisata alam yang menarik dan layak dikunjungi wisatawan.

“Banten memiliki potensi wisata alam yang luar biasa dan tidak pernah kehabisan destinasi menarik untuk dikunjungi,” ungkap Eli Susiyanti di Pulau Peucang, Kabupaten Pandeglang, Minggu (7/6/2026).

BACA JUGA :  Gubernur Andra Soni Dorong Efektifkan Siskamling di Lingkungan Masyarakat Banten

Perjalanan eksplorasi diawali dari Pulau Handeuleum. Di lokasi tersebut, rombongan menikmati wisata tracking menyusuri kawasan mangrove sekaligus mengamati berbagai satwa liar yang hidup di habitat alaminya.

“Di Pulau Handeuleum kami menikmati kawasan mangrove yang indah, melakukan tracking, serta menyaksikan berbagai satwa liar yang menjadi kekayaan biodiversitas Ujung Kulon,” ujarnya.

Dari Pulau Handeuleum, perjalanan dilanjutkan ke Pulau Panaitan. Rombongan menghabiskan satu malam di pulau tersebut untuk mengeksplorasi berbagai daya tarik wisata yang tersedia.

“Kami juga sempat surfing serta menikmati panorama matahari terbit dan terbenam yang sangat memukau,” kata Eli.

Eksplorasi kemudian berlanjut ke sejumlah destinasi ikonik lainnya seperti Pulau Peucang yang terkenal dengan pantai pasir putih dan satwa liarnya, Karang Copong dengan panorama tebing karang yang eksotis, hingga Pulau Bocaan yang masih alami dan asri.

BACA JUGA :  Kadin Tangsel Tetapkan 819 Peserta Lolos Verifikasi Mukota IV

Eli berharap semakin banyak wisatawan berkunjung ke kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. Namun, ia mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan selama berwisata.

“Taman Nasional Ujung Kulon memiliki keindahan alam yang luar biasa dan layak dikunjungi. Datanglah ke Banten, tetapi mari bersama-sama menjaga kelestarian alam agar tidak tercemar,” tegasnya.

Sementara itu, wisatawan asal Bekasi, Dinda, mengaku terkesan saat pertama kali mengunjungi Pulau Peucang bersama kerabatnya, Ade.

“Ini pertama kali saya ke Pulau Peucang. Seru dan keren banget. Saat sampai di sini ternyata pemandangannya benar-benar seindah yang saya lihat di media sosial. Banyak satwa liar yang bisa dilihat langsung di habitatnya,” kata Dinda.

BACA JUGA :  Belasan Tahun Dibiarkan, Jalan di Tegalongok Koroncong Jadi Kubangan Saat Hujan

Ia mengaku pengalaman berwisata di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon memberikan kesan mendalam dan membuatnya ingin kembali berkunjung.

“Lokasinya ternyata sebagus yang ada di media sosial, bahkan lebih indah. Sepertinya kami akan kembali lagi ke sini,” ujarnya.

Sebagai informasi, Taman Nasional Ujung Kulon merupakan kawasan konservasi yang berada di ujung barat Pulau Jawa dan menjadi habitat terakhir badak jawa bercula satu di dunia. Kawasan ini juga dikenal memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, hutan tropis yang masih alami, pantai eksotis, serta gugusan pulau yang menjadi daya tarik wisata unggulan Provinsi Banten. (Red)