PANDEGLANG, –Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) menggelar Seminar Internasional bertema Global Education Transformation 2026 sebagai bagian dari langkah menuju kampus berkelas dunia.

Di sela kegiatan tersebut, Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, KH. Jazuli Djuwaeni, meninjau langsung progres pembangunan Masjid Kampus UNMA yang hingga kini masih dalam tahap penyelesaian.

Peninjauan ini menjadi rangkaian penting menjelang Muktamar Mathla’ul Anwar XXI yang akan digelar di Serang pada 11–14 April 2026. KH. Jazuli didampingi Dekan Fakultas Agama Islam UNMA Dr. Eneng Humaeroh, Dekan FKIP UNMA Dr. Asep Sahrudin, serta Ketua OC Muktamar Mathla’ul Anwar, Asep Rahmatullah, M.Fil.

Masjid kampus UNMA ditargetkan rampung sebelum Ramadan agar dapat difungsikan sebagai pusat ibadah dan pembinaan spiritual bagi dosen, mahasiswa, serta seluruh sivitas akademika.

BACA JUGA :  Tak Ada Lonjakan Pasien di RSUD Berkah Pandeglang Meski Cuaca Ekstrem

Dalam kesempatan itu, KH. Jazuli menyatakan komitmennya untuk ikut mendorong percepatan pembangunan masjid. Ia juga menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan UNMA agar semakin adaptif, modern, dan mampu menjawab tantangan pendidikan global.

“Masjid kampus bukan sekadar bangunan fisik. Ia adalah pusat peradaban, pusat pembinaan akhlak, dan ruh kehidupan akademik. UNMA punya potensi besar tumbuh sebagai kampus unggul berbasis nilai keislaman dan kebangsaan,” tegas KH. Jazuli.

Seminar internasional yang digelar pada hari yang sama menghadirkan narasumber dari Finlandia, Malaysia, BRIN, serta akademisi UNMA. Kegiatan ini diikuti hampir seribu peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, guru-guru Mathla’ul Anwar, pengurus, dan kader MA se-Banten.

BACA JUGA :  Kodim 0601/Pandeglang Perkuat Sinergi dengan Insan Media, Dandim: Kami Terbuka untuk Klarifikasi

Agenda ini sekaligus menegaskan posisi UNMA sebagai kampus yang aktif membangun jejaring global, tanpa meninggalkan identitas keislaman moderat khas Mathla’ul Anwar.

Dekan FAI UNMA, Dr. Eneng Humaeroh, menyebut kehadiran KH. Jazuli menjadi suntikan energi moral bagi sivitas akademika.

“Kunjungan ini bukan sekadar melihat pembangunan fisik, tetapi penguatan komitmen bersama bahwa transformasi pendidikan harus berjalan seiring dengan penguatan spiritualitas kampus. Ini juga akan memperkuat sinergi PBMA dan UNMA ke depan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan tersebut menegaskan kesiapan UNMA menyongsong Muktamar Mathla’ul Anwar XXI, tidak hanya dari sisi organisatoris, tetapi juga dengan memperkuat fondasi peradaban kampus: pendidikan berkelas dunia, berakar pada nilai Islam, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. (Red)

BACA JUGA :  Proyek Jembatan di Serang Tuai Polemik, DPUPR Banten: Masih Proses Lelang