CILEGON, –Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi prestasi siswa SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) Pandeglang yang meraih medali emas di ajang internasional Youth International Science Fair 2026.
Dimyati menyebut capaian tersebut menjadi bukti kualitas pendidikan di Banten mampu bersaing di tingkat global.
“Siswa CMBBS ini patut diacungkan jempol. Mereka menunjukkan pelajar Banten punya daya saing tinggi di kancah internasional,” ujar Dimyati di Cilegon, Minggu (12/4/2026).
Kompetisi yang digelar di UIN Sunan Kalijaga pada 6-9 April 2026 itu diikuti 520 tim dari 16 negara. Di antaranya Thailand, Hong Kong, India, Amerika Serikat, Vietnam, Mesir, Turkiye, Korea Selatan, hingga Brasil dan Uni Emirat Arab.
Di ajang tersebut, Tim Intelecta dari CMBBS berhasil menyabet medali emas. Tim ini beranggotakan enam siswa, yakni Rayno Fathir Qurniawan, Rakha Arkana Hanania, Rafi Rahmat Dihatjo, Virgia Kamaluna Nusrullah, Zahra Putri Nursya’bani, dan Neyla Ghina Husnaini.
Mereka unggul lewat riset energi terbarukan berbasis limbah minyak goreng (minyak jelantah) yang dikombinasikan dengan minyak atsiri kencur. Inovasi tersebut dinilai mampu menghasilkan biodiesel yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Selain itu, riset ini juga menawarkan solusi pengelolaan limbah rumah tangga sekaligus mendukung ketahanan energi berkelanjutan.
Dimyati menilai prestasi ini tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menunjukkan potensi sumber daya lokal bisa diolah menjadi inovasi berkelas dunia.
Pemprov Banten, lanjutnya, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembangunan infrastruktur serta pemerataan sarana dan prasarana.
“Pemprov Banten terus meningkatkan infrastruktur pendidikan agar kualitasnya semakin merata dan kompetitif,” katanya.
Selain itu, Pemprov juga mendorong akses pendidikan melalui program sekolah gratis, termasuk untuk sekolah swasta.
“Tahun ini skema sekolah gratis juga sudah dimatangkan untuk Madrasah Aliyah swasta,” tambahnya. (Red)

