Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Dimyati Natakusumah angkat bicara soal ramainya penolakan pembuangan dan pengelolaan sampah di TPA Bangkonol Pandeglang.

Menurut Wagub Dimyati, terkait penanganan sampah di TPA Bangkonol Kecamatan Koroncong Kabupaten Pandeglang yang ramai penolakan MoU pengelolaan sampah antara Pemkab Pandeglang dengan Kota Tangsel di media sosial (Medsos), harus dicek terlebih dahulu bagaimana pengelolaannya di TPA Bangkonol tersebut.

“Soal TPA Bangkonol cek terlebih dahulu seperti apa pengelolaannya, kalau tidak becus pecat saja orang-orangnya,” tandas Wagub Banten Dimyati saat dikonfirmasi awak media, Senin (12/08/2026).

“Kalau dibiarkan berarti ada apa dengan bupati-nya, masa mau makan dari sampah?,” sambung Dimyati dengan nada geram.

BACA JUGA :  Turnamen Basket Tingkat Pelajar SLTP se-Pandeglang Diapresiasi, Rebut Piala Bupati Turnamen Basket tingkat pelajar yang memperebutkan Piala Bupati Pandeglang digelar perdana di GOR Cikupa Pandeglang diapresiasi berbagai kalangan Salah satunya yang disampaikan Rohman Hidayat salah seorang pemerhati Olah Raga Basket mengatakan, event turnamen Basket tingkat pelajar SLTP yang sepengetahuannya itu adalah merupakan ajang untuk mencari atlit berbakat menjadi tim kebanggaan Perbasi Kabupaten Pandeglang dan bisa membawa nama baik daerah di cabang olahraga basket tingkat pelajar baik SLTP se-Pandeglang tersebut. "Kami sebagai masyarakat memberikan apresiasi dan dukungan kepada Perbasi Kabupaten Pandeglang yang menggelar event pertama di laksanakan di GOR Cikupa Pandeglang itu, disamping untuk mempromosikan keberadaan GOR tersebut, juga untuk mencari atlit basket berbakat tingkat Kabupaten Pandeglang," tutur Rohman Hidayat kepada media, Selasa (05/08/2025) di sela-sela menyaksikan event tersebut. Menurut Rohman, semua komponen masyarakat harus memberikan apresiasi dengan digelarnya event bergengsi dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 80 dan ajang mempromosikan GOR Cikupa Pandeglang baru yang menjadi kebanggaan para atlit olah raga yang dapat digunakan sebagai sarana olahraga indoor tersebut. "Iya lah semua patut mengapresiasi dan mendukung hal-hal yang positif untuk kemajuan dunia olahraga di Pandeglang salah satunya Basket dan Futsal," katanya. Ia berharap, event turnamen Basket tingkat pelajar itu menjadi momentum untuk mencari atau merekrut atlit-atlit basket berpotensi untuk menjadi basket yang bisa diandalkan membawa harum daerah di kancah yang lebih besar. "Saya berharap Perbasi Pandeglang dapat memberikan kesempatan kepada atlit-atlit yang berbakat dan berpotensi melalui seleksi dalam event turnamen Basket. Sehingga para atlit dari berbagai wilayah kecamatan memiliki kebanggaan menjadi Tim Basket Tingkat Kabupaten," harapnya. Diketahui event turnamen Basket dan Futsal yang digelar oleh Perbasi Pandeglang bekerjasama dengan Disdikpora Kabupaten Pandeglang itu secara resmi dibuka oleh Bupati Raden Dewi Setiani yang diikuti 18 tim basket pelajar SLTP tersebut.

Dimyati mengatakan, bahwa sampah bisa jadi produktif kalau pengelolaannya benar, dan sampah bisa didaur ulang, tidak bau, tidak kumuh dan tidak dibiarkan menumpuk, serta tidak jadi penyakit bagi masyarakat.

“Sampah itu jika dibandingkan madaratnya, dan MoU itu lebih banyak maslahat dan manfaatnya untuk masyarakat Kabupaten Pandeglang yah tidak apa-apa lanjutkan karena Pandeglang masih luas daerahnya, membantu Kota Serang dan Tangerang atau Jakarta, yang penting itu jadi tempat yang bagus lokasinya,” katanya.

Ia menambahkan, di lokasi TPA itu dibuatkan tempat pengolahan sampah yang produktif seperti bisa dibuat paving blok untuk infrastruktur jalan, bisa dibuat pupuk serta lainnya.

“Banyak ko kaya daerah lainnya TPA sampah bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang produktif oleh masyarakat. Jangan sampai sampah itu dibiarkan menumpuk seperti gunung, itu harus terus dicek setiap waktu sampah yang tidak produktif dan harus ditutup pakai tanah sehingga tidak pencemaran lingkungan,” pungkasnya. (Red)

BACA JUGA :  HUT Ke-25 Provinsi Banten, Andra-Dimyati Resmikan Trans Banten Koridor 3 Gratis hingga Akhir Tahun