BERITA HOT

Tukang Ojek Jadi Tersangka Usai Penumpang Tewas, Gugat Pemprov Banten

PANDEGLANG, –Tukang ojek pangkalan (opang) Al Amin Maksum (32), warga Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, ditetapkan sebagai tersangka usai kecelakaan yang menewaskan penumpangnya, Khairi Rafi, siswa SDN 1 Pandeglang. Amin kini menggugat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten secara perdata.

Amin ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Pandeglang atas dugaan kelalaian dalam berkendara.

Peristiwa itu terjadi di Gardu Tanjak, Kecamatan Pandeglang, Selasa (27/1/2026) lalu. Saat itu Amin hendak mengantar korban pulang sekolah. Setibanya di lokasi, sepeda motor yang dikendarainya terjatuh saat menghindari jalan berlubang.

Korban terpental ke badan jalan dan terlindas ambulans siaga desa yang datang dari arah bersamaan. Khairi meninggal dunia di lokasi, sedangkan Amin mengalami luka-luka.

Tak terima dengan penetapan tersangka tersebut, Amin melalui kuasa hukumnya Raden Yayan Elang Mulyana melayangkan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Pandeglang pada Minggu (22/2/2026).

Raden Yayan mengatakan jalan di lokasi kejadian merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Banten. Dalam gugatan itu, pihaknya turut menggugat Gubernur Banten Andra Soni, Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan, serta Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani.

“Ini kecelakaan lalu lintas berat karena mengakibatkan korban meninggal dunia. Namun penyebabnya bukan semata kelalaian pengendara, melainkan karena ketidaklayakan jalan,” kata Raden Yayan kepada wartawan, Senin (23/2/2026).

Ia menilai penetapan tersangka terhadap kliennya tidak mempertimbangkan secara komprehensif faktor penyebab kecelakaan. Yayan merujuk Pasal 229 ayat (5) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang menyebut kecelakaan dapat disebabkan kelalaian pengguna jalan, ketidaklayakan kendaraan, maupun ketidaklayakan jalan dan/atau lingkungan.

“Fakta di lapangan ada lubang di ruas jalan tersebut dan tidak ada rambu peringatan. Ini masuk kategori ketidaklayakan jalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pasal 24 UU Lalu Lintas mengatur kewajiban penyelenggara jalan untuk segera memperbaiki jalan rusak atau memasang rambu peringatan jika belum dapat diperbaiki.

“Kalau jalan rusak dibiarkan tanpa perbaikan dan tanpa rambu, maka risiko itu menjadi tanggung jawab penyelenggara,” tegasnya.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pandeglang Ipda Sofyan Sopan mengatakan penetapan tersangka dilakukan karena ditemukan dugaan unsur kelalaian dari pengendara.

“Awalnya kelalaian sepeda motor dan di luar kemampuan pengemudi ambulans karena posisinya beriringan. Saat korban jatuh, sopir ambulans sudah berusaha menghindar tapi masih terkena roda belakang ambulans,” kata Sofyan.

Sofyan menyebut sebagai tukang ojek, Amin bertanggung jawab atas keselamatan penumpangnya, termasuk menyediakan helm dan memastikan keselamatan saat berkendara.

“Dia sudah tahu kondisi jalan bergelombang karena setiap hari melintas di situ. Namun tidak menyediakan helm bagi penumpangnya,” ujarnya. (Red)

Deni

Recent Posts

Kejari Awasi MBG di Pandeglang, Siap Tindak Jika Ada Dugaan Penyimpangan

PANDEGLANG, –Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang melakukan pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur…

28 menit ago

100 Ribu Siswa di Banten Daftar Pra-SPMB, Hari Ini Tahap Validasi Berakhir

SERANG, –Sebanyak 100 ribu siswa di Provinsi Banten telah mendaftar pada tahap Pra Sistem Penerimaan…

48 menit ago

DPP KNPI Apresiasi Langkah Cepat Kejagung Tangani Persoalan di BGN

JAKARTA, –Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mengapresiasi langkah cepat Kejaksaan Agung…

3 jam ago

Bupati Dewi Segera Lantik Sekwan dan Asda II Definitif, Tunggu Pertek BKN

PANDEGLANG, –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang segera mengisi jabatan definitif Sekretaris DPRD (Sekwan) dan Asisten Daerah…

4 jam ago

STIKes Salsabila Serang Dorong Peran Apotek dalam Deteksi Dini TBC

SERANG, – Tim peneliti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Salsabila Serang mendorong optimalisasi peran apotek…

4 jam ago

Polisi Buru 2 Buronan Sindikat Pencurian Kabel Persinyalan Kereta Api

SERANG, – Polda Banten masih memburu dua buronan kasus pencurian kabel persinyalan kereta api yang…

4 jam ago