BERITA HOT

Kejari Awasi MBG di Pandeglang, Siap Tindak Jika Ada Dugaan Penyimpangan

PANDEGLANG, –Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang melakukan pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tersebar di wilayah Kabupaten Pandeglang.

Pengawasan dilakukan menyusul terungkapnya kasus dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program MBG di tingkat nasional. Dalam kasus tersebut, Kejaksaan Agung telah menetapkan dan menangkap sejumlah pihak yang diduga terlibat.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Pandeglang, Bangga Prahara, mengatakan pihaknya menjalankan fungsi pengawasan dan pencegahan untuk memastikan program MBG di Pandeglang berjalan sesuai ketentuan.

“Kami dari Kejari Pandeglang melakukan tugas pengawasan dan pencegahan terhadap segala bentuk pelanggaran maupun penyimpangan Program MBG di Pandeglang. Sebab, pelanggaran dan penyimpangan terhadap program MBG merupakan tindakan melawan hukum,” kata Bangga kepada wartawan, Kamis (4/6/2026).

Menurut Bangga, Kejari Pandeglang juga menerima sejumlah laporan terkait pelaksanaan MBG. Salah satunya mengenai dugaan ketidaksesuaian menu makanan dengan ketentuan dan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Selain itu, berdasarkan data yang diterima, terdapat sekitar 20 dapur SPPG MBG di Pandeglang yang saat ini dihentikan sementara operasionalnya.

“Kami memberikan atensi khusus dan siap melaksanakan penegakan hukum apabila ditemukan adanya pelanggaran. Namun saat ini kami masih menunggu arahan dari Kejaksaan Agung,” ujarnya.

Bangga menjelaskan, pengawasan tidak hanya dilakukan terhadap aspek administrasi. Kejari juga akan melakukan monitoring langsung ke sejumlah dapur MBG untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai aturan.

Pengawasan tersebut juga mencakup penelusuran proses penetapan lokasi pembangunan dapur MBG oleh yayasan atau pihak penyelenggara, termasuk mekanisme penentuan titik koordinat pembangunan fasilitas tersebut.

“Untuk pengawasan dan pencegahan tetap kami lakukan. Kami juga masih menunggu arahan dari Kejagung untuk langkah-langkah selanjutnya,” katanya.

Ia berharap pengawasan yang dilakukan dapat mencegah terjadinya penyimpangan serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pelajar yang menjadi sasaran program tersebut. (Red)

Deni

Recent Posts

1.500 Pegawai hingga Santri di Pandeglang Ikuti Khataman Al-Qur’an Sambut Hari Santri

PANDEGLANG – Sebanyak 1.500 pegawai, guru, hingga santri pondok pesantren di Kabupaten Pandeglang, Banten, mengikuti…

3 jam ago

Festival Baris Banten 2026 di Cilegon, 80 Tim Terbaik Adu Kekompakan

Bantenonline.com – Sebanyak 80 tim terbaik dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten adu kekompakan dalam…

5 jam ago

Kapolsek Munjul Gerak Cepet Tindaklanjuti Keluhan Warga soal Aktivitas Tambang CV Menara Biru Resources

PANDEGLANG, – Kapolsek Munjul, Polres Pandeglang, Iptu Aep Wahyudin bersama unsur Muspika Kecamatan Munjul menggelar…

1 hari ago

Antisipasi Banjir dan Gagal Panen, Mulyadi Jayabaya Temui Airlangga

JAKARTA, – Ancaman gagal panen mengintai petani saat Indonesia beralih dari kemarau panjang akibat El…

2 hari ago

Forum PAKSI API Banten Tekankan Pentingnya Tanamkan Integritas Berkelanjutan

PANDEGLANG, - Ketua Forum PAKSI API Provinsi Banten, Ratu Syafitri, menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai integritas…

2 hari ago

Polisi Razia THM di Carita Pandeglang, 18 Botol Miras Disita

PANDEGLANG, – Polisi menggelar razia tempat hiburan malam (THM) di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.…

2 hari ago