PANDEGLANG, –Puluhan warga bersama personel TNI mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Blengbeng di Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten. Pengerjaan tetap dikebut meski berlangsung di bulan Ramadhan.

Sejak tahap awal pembangunan pondasi pada Januari hingga Februari 2026, warga ikut terlibat membantu proses pengerjaan. Memasuki Ramadan, gotong royong tetap berjalan, namun dilakukan pada malam hari usai berbuka puasa.

Pada Minggu (22/2/2026) malam, puluhan warga terlihat bahu-membahu bersama TNI menyelesaikan pekerjaan jembatan. Mereka membantu mengangkut material hingga mengerjakan bagian teknis lainnya agar pembangunan cepat rampung.

Jembatan tersebut menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat, termasuk anak-anak sekolah yang setiap hari melintas. Selama beberapa tahun terakhir, warga terpaksa menggunakan jembatan lama yang kondisinya rusak.

BACA JUGA :  Satlantas Pandeglang Klaim Tekan Kecelakaan saat Mudik Lebaran 1447 H

Salah satu warga Desa Cikeusik, Rudi, mengatakan bulan puasa bukan menjadi penghalang untuk tetap ikut gotong royong.

“Bagi kami, bulan puasa bukan halangan untuk bergotong royong bersama TNI. Jembatan ini akses vital bagi masyarakat dan anak-anak sekolah yang setiap hari melintas,” ujar Rudi kepada wartawan, Minggu (22/2/2026).

Menurutnya, kondisi jembatan lama cukup membahayakan, terutama saat musim hujan.

“Kalau musim hujan, jembatannya licin karena sudah miring,” katanya.

Ia menambahkan, warga menyambut baik komitmen TNI yang mulai membangun jembatan tersebut sejak Januari lalu. Karena itu, masyarakat merasa terpanggil untuk ikut membantu penyelesaiannya.

“Kami harus berpartisipasi membantu TNI menyelesaikannya. Insya Allah ini jadi ladang ibadah bagi kita semua, apalagi di bulan Ramadan,” tutupnya. (Red)

BACA JUGA :  KNPI Provinsi Banten Siap Dukung HPN 2026