PANDEGLANG, –Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sinar Mandiri Sobang di bawah naungan Yayasan Al-Ihsan Ma’arif tetap menjalankan pelayanan pemenuhan gizi bagi para penerima manfaat selama bulan suci Ramadan.

Pelayanan tersebut diwujudkan melalui kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan ratusan siswa di SMP Negeri 2 Sobang, Kabupaten Pandeglang.

Mitra MBG dari Yayasan Al-Ihsan Ma’arif, Aji Rahman Firdaus, mengatakan dalam kegiatan tersebut pihaknya menyiapkan lebih dari 400 porsi makanan bergizi bagi para siswa.

“Pada kegiatan bersama siswa SMP Negeri 2 Sobang ini, SPPG Sinar Mandiri Sobang menyiapkan lebih dari 400 porsi makanan bergizi untuk para siswa,” kata Aji Rahman Firdaus didampingi selaku Ketua Yayasan Afifudin kepada wartawan, Kamis (12/3/2026).

BACA JUGA :  Bapenda Pandeglang Catat 840 Perumahan Yang Sudah Dibalik Nama

Aji menjelaskan kegiatan buka bersama ini menjadi bentuk penyesuaian pelayanan agar kebutuhan gizi para penerima manfaat tetap terpenuhi meskipun berada di tengah bulan puasa.
Adapun menu yang disajikan terdiri dari nasi, rendang sapi, capcay, tempe tepung, serta buah naga sebagai pelengkap kebutuhan nutrisi.

IMG-20260312-WA0077-300x223 SPPG Sinar Mandiri Sobang Layani 400 Lebih Siswa Lewat Buka Bersama Bergizi di Ramadan
Tim SPPG Sinar Mandiri Sobang terlihat siap melayani pemberian makan bergizi gratis kepada siswa SMPN 2 Sobang di bulan ramadhan.

Dari pantauan di lokasi, para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan sejak proses persiapan hingga waktu berbuka puasa tiba. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Aji menegaskan kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari tanggung jawab pelayanan SPPG dalam memastikan pemenuhan gizi penerima manfaat tetap berjalan secara berkelanjutan, termasuk selama Ramadan.

“Melalui konsep buka bersama, pelayanan dilakukan dengan pendekatan yang menyesuaikan dengan kondisi masyarakat selama bulan puasa,” ujarnya.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Pandeglang Jalin Silaturahmi dengan Tokoh Senior Golkar

Menurutnya, pelaksanaan pelayanan gizi melalui konsep buka bersama seperti ini masih tergolong jarang dilakukan, khususnya di wilayah Kabupaten Pandeglang.

Ia menilai langkah tersebut menjadi salah satu inovasi dalam pelaksanaan program pelayanan gizi di lingkungan sekolah.

“Melalui kegiatan ini, kami menegaskan komitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan nyata kepada masyarakat serta memastikan manfaat program dapat dirasakan langsung oleh para penerima manfaat,” pungkasnya. (Red)