PANDEGLANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang bergerak cepat (Gercep) menangani pohon tumbang di sejumlah titik, terutama di Kampung Tenjolaya Masjid, yang sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur Rangkasbitung-Pandeglang.
Kepala BPBD-PK Pandeglang Ahmad Reza Kurniawan mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan petugas setelah menerima laporan dari masyarakat terkait pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.
“Alhamdulillah pohon tumbang yang melintang di Jalan Raya Rangkasbitung-Pandeglang, tepatnya di Kampung Tenjolaya Masjid, sudah kami tangani dan arus lalu lintas kembali normal,” kata Reza kepada wartawan, Kamis (14/5/2026).
Selain itu, kata Reza, pohon tumbang di kawasan Alun-alun Pandeglang juga telah berhasil dievakuasi petugas.
“Sampai saat ini belum ada laporan tambahan dari masyarakat selain dua titik lokasi yang sudah kami tangani,” ujarnya.

Reza menjelaskan, fenomena hujan es yang terjadi di sebagian wilayah Pandeglang merupakan dampak cuaca ekstrem pada masa pancaroba.
“Secara ilmiah, hujan es terjadi karena butiran air membeku di dalam awan Cumulonimbus (Cb) yang sangat dingin. Butiran tersebut terangkat naik turun oleh arus udara kuat sebelum akhirnya jatuh ke bumi,” jelasnya.
Menurutnya, fenomena hujan es bersifat lokal dan berlangsung singkat.
“Biasanya hanya berlangsung sekitar 10 menit, seperti yang terjadi di sebagian wilayah Pandeglang beberapa saat lalu,” ungkapnya.
Hingga kini, Pusdalops BPBD-PK Kabupaten Pandeglang belum menerima laporan kerusakan akibat hujan es tersebut.
“Tim BPBD-PK terus memonitor situasi dan kondisi terkini,” pungkasnya. (Red)

