
SERANG – Sempat terpuruk, kawasan wisata di pesisir barat Banten seperti Anyer- Cerita mulai menunjukkan tanda kebangkitan.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, wisata pantai andalan Banten kini kembali tumbuh dengan hadirnya hotel, resort, dan fasilitas wisata baru untuk menyambut lebih banyak wisatawan.
Menurutnya, sektor pariwisata di kawasan tersebut mulai bergerak dan menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir.
“Beberapa tahun terakhir ini mulai tumbuh dan bangkit kembali,” kata Andra kepada awak media, Sabtu 23 Mei 2026.
Dikatakan Andra, pemerintah provinsi Banten bersama pelaku wisata terus melakukan berbagai pembenahan. Supaya itu meliputi peningkatan pelayanan wisata, penguatan kelompok sadar wisata, atu Pokdarwis, hingga dukungan terhadap investasi sektor pariwisata.
“Banten memiliki paket wisata lengkap yang tidak dimiliki daerah lain di sekitar Jakarta. Potensi itu mencakup Gunung, Curug, Pulau, Budaya, hingga wisata religi,” ungkapnya.
Andra menyampaikan, akses menuju kawasan wisata juga di proyeksikan semakin mudah. Yang di mana Tol Serang-Panimbang ditargetkan segera rampung sehingga perjalanan ke Anyer, Cinangka dan Carita menjadi lebih cepat dan nyaman.
“Dampaknya akan terasa pada peningkatan mobilitas wisatawan, tumbuhnya peluang usaha lokal dan bergeraknya ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Dijelaskan Andra, dukungan juga datang dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Yandri Susanto, di mana beliau turut mendorong pengembangan desa wisata di sekitar Anyer, Cinangka, dan Carita.
“Dengan tujuan agar wisatawan tidak hanya datang untuk melihat laut, tetapi juga menikmati budaya Desa mencicipi kuliner lokal, mengunjungi Curug serta melihat potensi UMKM dan tradisi masyarakat,” jelasnya.
Menurut Andra, kebangkitan wisata Banten juga ditandai dengn masuknya jaringan resort internasional, seperti Movenpick Resort Carita. Andra menilai, kehadiran resort ini akan memperkuat destinasi wisata pesisir Indonesia, termasuk Banten.
Kendati demikian, pemerintah provinsi Banten menekankan bahwa kebangkitan wisata harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar. Bukan hanya ramai di media sosial, tetapi juga membuka lapangan kerja, menghidupkan UMKM, menjaga lingkungan pesisir dan memperkuat budaya lokal.
“Karena kebangkitan wisata bukan hanya soal ramainya destinasi, tetapi juga bagaimana manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga,” tandasnya. (Aldo Marantika)

