PANDEGLANG, – Rumah milik Undi (48), warga Kampung Kadubadak RT 13 RW 02, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, ambruk diterjang hujan disertai angin kencang, Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 13.20 WIB.
Rumah tersebut diketahui sudah lama dalam kondisi tidak layak huni. Kondisinya bahkan telah dilaporkan kepada pihak desa dan kecamatan, serta diusulkan ke Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan Pemerintah Provinsi Banten untuk mendapatkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Warga Kecamatan Saketi, Iwan, membenarkan peristiwa robohnya rumah yang ditempati Undi bersama istri dan tiga anaknya yang masih di bawah umur. Keluarga tersebut merupakan salah satu keluarga kurang mampu di wilayah tersebut.
“Iya benar, rumah Pak Undi ambruk saat hujan dan angin kencang. Kondisinya memang sudah tidak layak huni dan sebelumnya sudah diajukan untuk mendapatkan bantuan RTLH,” kata Iwan kepada wartawan, Kamis (15/1/2026).
Iwan mengaku prihatin karena masih banyak rumah tidak layak huni yang luput dari perhatian pemerintah.
“Saat ini Pak Undi dan keluarganya mengungsi sementara di Sanggar Seni sambil menunggu bantuan dari pemerintah untuk membangun kembali rumahnya,” ujarnya.
Peristiwa ambruknya rumah tersebut telah dilaporkan kepada pihak desa dan kecamatan setempat. Warga berharap pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi, segera memberikan perhatian dan bantuan. (Red)

