oppo_0
Para pengurus angkutan umum di wilayah Kabupaten Pandeglang terutama jurusan Labuan-Jakarta mengaku geram melihat pembangunan jembatan Sukasari yang berlokasi di Kecamatan Kaduhejo terkesan lambat dalam pelaksanaan yang juga kerap menimbulkan kemacetan yang panjang di Jalan Raya Labuan-Pandeglang tersebut.
Mayali salah satu Pengurus Bus mengatakan, dirinya banyak menampung keluhan para awak angkutan umum yang melintas di Jalan Raya Labuan-Pandeglang setiap hari terjebak macet akibat pekerjaan pembangunan jembatan di Mengger Kaduhejo tersebut.
“Geram saya melihat pekerjaan pembangunan jembatan yang dinilai lambat dan tidak proporsional, sudah hampir tiga bulan belum ada tanda-tanda mau selesai. Karena semua para sopir berbagai jenis kendaraan angkutan umum mengeluhkan kondisi seperti itu,” ungkap Mayali kepada media, Kamis (11/09/2025) dengan nada kesal.
Dikatakan Mayali, dengan pembangunan jembatan yang setiap hari menimbulkan kemacetan itu banyak merugikan para sopir angkutan umum termasuk Bus Labuan-Kalideres Jakarta dan minibus jurusan Cibaliung dan Sumur-Serang.
“Jelas lah banyak masyarakat mengeluhkan termasuk para sopir angkutan umum yang melintas di jembatan tersebut bahkan sering berjam-jam,” katanya.
Senada disampaikan pengurus Bus lainnya Agus yang menilai, bahwa pembangunan jembatan yang menimbulkan kemacetan dan dikeluhkan masyarakat itu dinilai selain lemahnya pengawasan juga kurang profesionalnya dalam pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut.
“Saya melihat keterlambatan pembangunan jembatan yang tiap hari menimbulkan kemacetan itu karena tahapan progressnya tidak menyesuaikan keadaan atau situasi pekerjaan, itu yang saya nilai keterlambatan,” jelas Agus yang berpengalaman dalam pembangunan jembatan.
“Selain itu pelaksanaan harus kerjasama dengan konsultan pengawas, dan saya lihat lemah pengawasan juga,” sambungnya lagi.
Ia berharap pihak dinas terkait juga respon cepat terhadap berbagai keluhan dari masyarakat terkait pembangunan jembatan Sukasari yang berlokasi di Mengger Kaduhejo tersebut.
“Kami berharap sih Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang juga respon cepat banyak keluhan masyarakat dengan pembangunan jembatan itu. Begitu juga ada hak pihak legislatif menggil para pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan Sukasari Kaduhejo itu,” harapnya.
Sementara pihak pelaksana pembangunan jembatan itu belum bisa dimintai keterangan. Begitu juga dengan konsultan pengawas proyek tersebut. (Den)
TANGERANG, –Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mendorong perusahaan-perusahaan di Banten segera membentuk Unit…
BANTEN, –Pulau Umang di Kabupaten Pandeglang jadi sorotan usai viral kabar penjualan pulau tersebut di…
PANDEGLANG, –Komunitas Driver Elf Mania Indonesia (KDEMI) Provinsi Banten menggelar musyawarah pemilihan ketua di Markas…
SERANG - Sebanyak 200 korba penipuan dan penggelapan dana nasabah pada Koperasi Baitul Ma'al Watamwil…
SERANG - Laga Super League antara Dewa United Banten FC melawan Persib Bandung, akan digelar…
SERANG, –Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Banten tahun 2025 tercatat mencapai 77,25 poin. Angka ini…