EDUKASI

KEMAS Soroti Dugaan Ketidaksesuaian PBB-P2 di Desa Kertaraharja, Minta Klarifikasi Terbuka

PANDEGLANG, –Keluarga Mahasiswa Sobang (KEMAS) menyoroti dugaan ketidaksesuaian dalam pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Desa Kertaraharja, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang.

Sorotan itu muncul setelah adanya sejumlah keluhan warga terkait perbedaan nominal tagihan pajak hingga dugaan pembayaran yang belum tercatat.

Yusup selaku Ketua KEMAS mengaku menerima laporan masyarakat yang menemukan perbedaan antara nominal yang tercantum dalam Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dengan jumlah yang ditagihkan kepada wajib pajak. Beberapa warga juga menunjukkan bukti berupa SPPT dan kwitansi pembayaran dengan nominal yang berbeda.

Selain itu, KEMAS menerima laporan mengenai pembayaran pajak pada tahun-tahun sebelumnya yang diduga belum tercatat, meski warga mengaku telah melakukan pembayaran secara rutin setiap tahun.

“Kondisi ini menimbulkan keresahan di masyarakat dan memunculkan pertanyaan terkait transparansi pengelolaan serta penyetoran pajak yang telah dibayarkan,” ungkap Yusup dalam keterangannya.

Untuk menindaklanjuti laporan tersebut, KEMAS berkoordinasi dengan Kecamatan Sobang dan menggelar audiensi guna meminta klarifikasi dari pihak terkait.

Namun, audiensi yang dilaksanakan pada Selasa (2/6/2026) itu tidak dihadiri pihak yang menjadi objek klarifikasi, termasuk Pemerintah Desa Kertaraharja. Akibatnya, sejumlah pertanyaan yang disampaikan masyarakat belum memperoleh jawaban secara langsung.

KEMAS menegaskan langkah yang dilakukan merupakan bagian dari upaya mengawal aspirasi masyarakat melalui jalur dialog dan berdasarkan data yang diperoleh dari warga.

Menurut Yusup, audiensi tersebut bukan untuk mencari kesalahan pihak tertentu, melainkan mendorong keterbukaan informasi agar persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat dijelaskan secara transparan.

“Kami hadir bukan untuk mencari kesalahan siapa pun. Kami hadir karena ada suara masyarakat yang perlu didengar. Transparansi adalah jembatan kepercayaan, dan kepercayaan masyarakat harus dijaga bersama,” ularnya.

Dalam pernyataannya, KEMAS juga meminta adanya klarifikasi terbuka terkait perbedaan nominal tagihan PBB-P2 dan penjelasan mengenai status pembayaran pajak yang dipersoalkan warga. Mereka juga mendorong pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan instansi terkait untuk membuka ruang dialog yang transparan.

KEMAS mengimbau masyarakat tetap mengedepankan asas hukum, menjaga kondusivitas, serta menyampaikan informasi berdasarkan fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan

Bagi KEMAS, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan nominal pajak, tetapi juga menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.

“Karena itu, setiap pertanyaan yang muncul dari masyarakat dinilai perlu mendapatkan jawaban yang jelas, terbuka, dan akuntabel,” tutupnya. (Yus)

Deni

Recent Posts

Sibernet Foundation Bantu Korban Kebakaran di Cibaliung, Salurkan Material Bangunan dan Beasiswa

PANDEGLANG, –Korban kebakaran di Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, kembali menerima bantuan untuk mempercepat pembangunan rumah…

7 jam ago

Wagub Banten Dimyati Sebut Wanita Pembawa Sukses, Ini Alasannya

TANGERANG, –Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah menyebut wanita memiliki sejumlah keunggulan yang dapat menjadi…

12 jam ago

Bank ABS Pindah ke Pusat Kota Pandeglang, Bidik UMKM hingga Edukasi Keuangan

PANDEGLANG, –PT BPR Amal Bhakti Sejahtera (Bank ABS) resmi memindahkan kantor pusatnya dari Kecamatan Labuan…

13 jam ago

Hindari Jalan Berlubang, Dua Pemotor Terlindas Truk di Carita, Satu Tewas

PANDEGLANG, –Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua pengendara sepeda motor dan sebuah truk pengangkut material…

17 jam ago

DM Travel Mandalawangi Rutin Gelar Jumat Berbagi, Santuni Anak Yatim dan Bagikan Ratusan Nasi Kotak

PANDEGLANG, – DM Wisata Air Tirta Persada yang juga bergerak di bidang travel haji dan…

18 jam ago

Ibis Gading Serpong Hadirkan Ragam Penawaran Spesial Untuk Keluarga, Bisnis dan Komunitas

siarnitas.id - Di pertengahan tahun 2026, ibis Gading Serpong terus menghadirkan berbagai inovasi melalui pengalaman…

20 jam ago