PANDEGLANG, –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga terkait jalan berlubang di sejumlah titik, terutama di kawasan pusat kota. Perbaikan dilakukan menjelang arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah.
Bupati Pandeglang Dewi Setiani langsung menurunkan tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memperbaiki ruas jalan yang mengalami kerusakan.
Salah satu titik yang telah diperbaiki yakni ruas Ciherang–Kadupandak menuju Pasar Pandeglang. Kini kondisi jalan tersebut dinilai lebih mulus dan aman dilalui kendaraan.
Badan Pemantauan Pembangunan Provinsi Banten (BP3B) mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Pemkab Pandeglang.
“Kami mengapresiasi kerja cepat Pemkab Pandeglang, khususnya Ibu Bupati yang sigap merespons keluhan masyarakat soal jalan rusak dan berlubang,” ujar Aang Kunaefi dari BP3B kepada wartawan, Kamis (19/3/2026).
Menurut Aang, langkah tersebut menunjukkan kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat, terutama menjelang meningkatnya mobilitas saat Lebaran.
“Sekarang masyarakat bisa merasakan jalan yang lebih aman dan nyaman, apalagi menjelang arus mudik,” katanya.
Ia menambahkan, BP3B kerap menerima laporan terkait infrastruktur jalan rusak dan meneruskannya kepada pemerintah daerah.
“Setiap keluhan kami sampaikan langsung ke bupati atau pihak terkait. Media juga memiliki peran sebagai pilar demokrasi dan corong informasi publik,” ujarnya.
Meski demikian, Aang mantan aktivis pergerakan 98 Jakarta asal Jiput Pandeglang ini mengingatkan agar pemerintah tidak menunggu suatu persoalan menjadi viral sebelum ditindaklanjuti.
“Jangan menunggu ramai di media. Harus responsif sejak awal, terutama terkait infrastruktur jalan,” tegasnya.
Selain itu, ia juga optimistis program Pemerintah Provinsi Banten, yakni Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), dapat mendorong pemerataan pembangunan jalan di wilayah Banten.
Sebelumnya, sejumlah ruas jalan di pusat Kota Pandeglang sempat dikeluhkan warga karena kembali rusak, meski baru diperbaiki sekitar dua bulan lalu.
Kerusakan tersebut dinilai membahayakan pengendara, khususnya sepeda motor, terlebih menjelang peningkatan volume kendaraan saat arus mudik Lebaran.

Berdasarkan pantauan, kerusakan terjadi di sejumlah titik strategis, seperti kawasan Alun-alun Pandeglang, Pasar Pandeglang, ruas Ciherang–Kadupandak, Jalan Raya Serang–Pandeglang, hingga Jalan Raya Pandeglang–Labuan.
Di beberapa lokasi, jalan tampak berlubang dengan kerikil berserakan, sehingga pengendara diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintas. (Red)

