BERITA HOT

Pemkab Pandeglang Gagas Program Kompas Mukelas, Cegah KDRT

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mengagas Program Komitmen Pasangan Menikah Menuju Keluarga Berkualitas (Kompas Mukelas) salah satu langkah untuk mencegah perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di masyarakat.

Menurut Gimas Rahadyan selaku
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Pandeglang, bahwa program Kompas Mukelas digagas karena masih tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Pandeglang.

“Program Kompas Mukelas sebagai upaya untuk mendorong agar pasangan yang menikah tidak hanya paham hak dan kewajiban secara formal, tapi juga memahami delapan fungsi keluarga,” terang Gimas Rahadyan kepada media, Rabu (03/09/2025).

“Komitmen itu nantinya bisa diformalisasi saat prosesi pernikahan sebagai bingkai sosial dalam pencegahan KDRT,” sambungnya.

Dikatakannya, bahwa pernikahan sering kali menjadi titik awal munculnya persoalan rumah tangga karena kurangnya komitmen, mulai dari pola asuh anak yang salah, stunting, pertengkaran, hingga KDRT kerap terjadi akibat lemahnya kesadaran pasangan dalam membina keluarga.

“Kalau sejak awal pasangan menikah sudah mengucapkan komitmen di hadapan orang tua, KUA, maupun undangan, maka akan ada rasa tanggung jawab moral. Jadi, bukan sekadar hidup bersama, tapi juga membangun keluarga berkualitas,” tuturnya.

Selain program Kompas Mukelas, lanjutnya, untuk memperkuat pencegahan melalui edukasi pernikahan dini, pendampingan psikologis bagi korban kekerasan, hingga pembentukan rumah aman.

“Pandeglang memiliki lebih dari 2.900 kader serta 38 desa percontohan ramah perempuan dan anak yang aktif melakukan sosialisasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi pemerintah, tokoh agama, lembaga pendidikan, hingga masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperkuat kesadaran bersama.

“Untuk menekan angka kekerasan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi kewajiban semua pihak, maka diharapkan komitmen dan kolaborasi dari semua pihak yang kita harapkan,” imbuhnya. (Den)

Deni

Recent Posts

IKKM Pandeglang Dikukuhkan, Irna Tekankan Peran Ormas untuk Pembangunan

PANDEGLANG, –Mantan Bupati Pandeglang Irna Narulita yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang…

3 jam ago

Ongkos Full Tank Fortuner, Pajero, Innova hingga Land Cruiser Pasca BBM Naik

JAKARTA - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis diesel membuat biaya pengisian penuh kendaraan…

5 jam ago

Peringati Hari Bumi 2026, Tinawati: Bumi Sehat Warisan Terbaik Anak Cucu

TANGERANG, –Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari…

20 jam ago

Memiliki Daya Tarik Ekonomi, Banten Jadi Tujuan Migrasi Penduduk

CILEGON, –Provinsi Banten menjadi salah satu tujuan migrasi penduduk dari berbagai daerah karena dinilai memiliki…

21 jam ago

Andra Soni Gandeng Muhammadiyah, Bentengi Anak dari Dampak Negatif Digital

SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni tak mau generasi muda terseret arus negatif dunia digital. Ia…

21 jam ago

Ali Hanafiah Terpilih Jadi Ketua Umum FHI Banten Lewat Muslub

SERANG, –Federasi Hockey Indonesia (FHI) Provinsi Banten menggelar Musyawarah Luar Biasa (Muslub) di Aula Pondok…

23 jam ago