PANDEGLANG, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Dinas Koperasi, Usaha, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) didorong untuk memfasilitasi penyediaan tenda yang seragam bagi pedagang di kawasan Jalan Bank Banten.

Penyeragaman tenda dinilai dapat memperindah sekaligus menata kawasan tersebut sebagai pusat Wisata Kuliner Berkah Pandeglang, yang berada di depan Gedung Juang 45 Pandeglang.

Dorongan tersebut disampaikan aktivis Badan Pemantau Pembangunan Provinsi Banten (BP3B) wilayah Kabupaten Pandeglang, Apandi Jarkasih, Sabtu (27/12/2025).

Menurut Apandi, penempatan pedagang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang difasilitasi Pemkab Pandeglang di sepanjang Jalan Bank Banten sudah tepat. Lokasi tersebut dinilai representatif, aman, dan nyaman bagi aktivitas pedagang maupun pengunjung.

BACA JUGA :  Gubernur Andra Soni Dorong Penguatan Industri Halal dan Sertifikasi UMKM di Banten

“Kami mengapresiasi Pemda yang telah menjadikan kawasan Jalan Bank Banten dan Gedung Juang sebagai pusat Wisata Kuliner Berkah Pandeglang. Namun, akan lebih baik jika para pedagang difasilitasi tenda yang seragam agar terlihat lebih indah dan rapi,” ujar Apandi.

Selain penataan tenda, Apandi juga menyarankan adanya pembatasan kendaraan roda empat di kawasan tersebut guna menghindari kemacetan serta meningkatkan kenyamanan pengunjung.

“Alangkah baiknya kendaraan roda empat tidak diperkenankan masuk saat pusat kuliner beroperasi, yakni setiap hari mulai pukul 15.00 WIB hingga malam. Begitu juga soal kabel listrik dari setiap tenda perlu ditata tidak berserakan dibawah yang dapat membahayakan,” katanya.

Ke depan, Apandi berharap pemerintah daerah terus memfasilitasi pengembangan pusat-pusat kuliner yang representatif bagi pelaku UMKM. Upaya tersebut dinilai dapat mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA :  Bupati Dewi dan Kapolres Pandeglang Pastikan Arus Mudik Aman dan Lancar

“Selain itu, keberadaan pusat kuliner juga berpotensi menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Pandeglang,” pungkasnya.

Sementara pihak terkait hingga saat belum bisa dimintai keterangan soal tersebut. (Red)