LEBAK, –Pemkab Lebak terus memperkuat program Guru Magrib Mengaji. Program ini dinilai penting untuk membentuk generasi muda yang religius dan berakhlak.

Komitmen itu ditegaskan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah saat memimpin rapat pembahasan pengembangan program Guru Magrib Mengaji tahun 2026 di ruang kerjanya, Rabu (4/3/2026).

Rapat tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Agama, organisasi keagamaan, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Lebak. Dalam pertemuan itu dibahas berbagai langkah strategis agar pelaksanaan program Magrib Mengaji lebih terstruktur, merata, dan berkualitas di seluruh wilayah Kabupaten Lebak.

“Pemkab Lebak akan terus mendukung dan memfasilitasi pengembangan program Magrib Mengaji. Ini bagian dari ikhtiar bersama untuk melahirkan generasi yang unggul dan berakhlak mulia,” ujar Amir.

BACA JUGA :  Dibalik Event Exiting Banten Festival, Kolaborasi Jadi Kunci Majukan Pariwisata Banten Selatan

Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan, sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Lebak menyiapkan anggaran Rp 8,5 miliar untuk insentif pimpinan pondok pesantren, guru Magrib Mengaji, serta guru madrasah diniyah.

“Anggaran tersebut kami siapkan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peran penting ponpes dan para guru ngaji dalam mendidik generasi muda,” katanya.

Ia berharap insentif tersebut dapat menambah semangat pimpinan pesantren, guru ngaji, dan guru madrasah dalam memberikan pendidikan agama yang berkualitas kepada para santri dan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Lebak Iyan Fitriyana mengatakan, pemberian insentif tersebut bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga investasi dalam pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai keagamaan.

BACA JUGA :  Bupati Dewi Apresiasi Rangkaian HPN di Pandeglang, Momentum Refleksi Peran Strategis Pers

“Dengan dukungan pemerintah, kami berharap ponpes dan guru ngaji mampu mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah,” jelasnya.

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkab Lebak dalam memperkuat pendidikan keagamaan di daerah.

“Semoga program ini memberi manfaat bagi para penerima dan masyarakat luas,” pungkasnya. (Red)